Pencarian

Drainase Jalan Dadali Kota Bogor Tetap Dibangun, Pedagang Tanaman Hias Terdampak Relokasi Sementara

Selasa, 02 Juni 2026 • 16:56:02 WIB
Drainase Jalan Dadali Kota Bogor Tetap Dibangun, Pedagang Tanaman Hias Terdampak Relokasi Sementara
Pekerjaan perbaikan drainase Jalan Dadali Kota Bogor terus berlangsung meski berdampak pada pedagang tanaman hias.

BOGOR — Proyek perbaikan drainase di Jalan Dadali, Kota Bogor, dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Pemerintah Kota Bogor menyatakan bahwa keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar menjadi pertimbangan utama di balik kelanjutan proyek ini, meskipun ada konsekuensi terhadap aktivitas pedagang di lokasi.

Jalan Dadali selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan di Kota Bogor. Setiap kali hujan deras turun, air kerap menggenangi badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas. Perbaikan drainase ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bogor untuk mengatasi masalah banjir lokal yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Pedagang Tanaman Hias Harus Pindah Sementara

Dampak paling terasa dari proyek ini adalah terhadap para pedagang tanaman hias yang biasa berjualan di sepanjang trotoar Jalan Dadali. Puluhan lapak mereka berada tepat di area yang menjadi lokasi pengerjaan saluran air baru.

Pemkot Bogor telah menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi para pedagang tersebut. Lokasi baru itu berada tidak jauh dari titik awal mereka berjualan, dengan harapan agar omzet penjualan tidak turun drastis selama masa pembangunan yang diperkirakan berlangsung beberapa pekan ke depan.

Prioritas Keselamatan di Atas Segalanya

Keputusan untuk melanjutkan proyek ini diambil setelah mempertimbangkan risiko keselamatan yang lebih besar jika drainase dibiarkan rusak. Genangan air yang sering muncul di Jalan Dadali tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga membahayakan pengendara, terutama saat kondisi hujan lebat di malam hari.

Pihak kontraktor pelaksana telah diminta untuk bekerja dengan metode yang meminimalkan gangguan, termasuk pengaturan lalu lintas satu arah di beberapa titik selama jam sibuk. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum puncak musim hujan tiba.

Seorang pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor menyebut bahwa perbaikan ini merupakan solusi jangka panjang. "Kami tidak ingin kejadian yang sama terulang setiap tahun. Drainase baru ini dirancang untuk mampu menampung debit air yang lebih besar," ujarnya.

Harapan dari Para Pedagang

Di sisi lain, para pedagang tanaman hias berharap relokasi ini tidak berlangsung terlalu lama. Sebagian dari mereka menggantungkan pendapatan sehari-hari dari para pembeli yang datang langsung ke lapak di Jalan Dadali. Lokasi baru yang disediakan memang dekat, tetapi belum tentu memiliki lalu lintas pengunjung yang sama ramainya.

"Kami hanya berharap proyeknya cepat selesai. Kalau terlalu lama, khawatir pelanggan pada lupa dan beralih ke tempat lain," keluh seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Pemkot Bogor berjanji akan terus memantau perkembangan proyek dan berkoordinasi dengan para pedagang. Jika ada kendala di lokasi relokasi, pihak kelurahan siap turun tangan untuk membantu.

Perbaikan drainase di Jalan Dadali ini menjadi salah satu dari belasan proyek infrastruktur pengendalian banjir yang dikebut Pemerintah Kota Bogor sepanjang tahun ini. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan kawasan tersebut tidak lagi menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.

Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks