BOGOR — Kecelakaan maut terjadi di jalur kereta api bawah Fly Over Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, pada Senin lalu. Seorang pria yang belum diketahui identitasnya meregang nyawa setelah tertabrak kereta api yang melintas di lokasi tersebut.
Saksi Sempat Melihat Korban Termenung Sebelum Kejadian
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian mengaku sempat melihat korban duduk sendirian di sekitar rel kereta api. Ia tampak termenung dan tidak menunjukkan gelagat akan menyeberang atau beraktivitas di sekitar rel.
"Dia duduk di pinggir rel, kelihatan lagi melamun. Enggak lama kemudian kereta lewat, dan terjadi lah," ujar seorang pedagang sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Jalur Kereta Bawah Fly Over Kerap Jadi Lokasi Rawan
Lokasi kecelakaan di bawah Fly Over Jalan Sholeh Iskandar dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan kereta api di Kota Bogor. Area tersebut kerap diakses oleh warga yang memotong jalur rel meski sudah ada peringatan.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun PT KAI terkait insiden ini. Petugas dari kepolisian setempat masih melakukan identifikasi terhadap korban dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Jasad Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Setelah kejadian, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan dari kepolisian dan petugas stasiun setempat. Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keluarga yang datang melaporkan kehilangan anggota keluarga yang sesuai dengan ciri-ciri korban. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat.
Warga Sekitar Berharap Ada Peningkatan Pengamanan
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan di titik-titik rawan kecelakaan kereta api di Kota Bogor. Sejumlah warga berharap pihak terkait segera memasang pagar pengaman atau rambu peringatan yang lebih jelas di area bawah fly over tersebut.
"Sudah sering terjadi kecelakaan di sini. Semoga ada tindakan serius supaya tidak ada lagi korban," ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.