BOGOR — Ratusan pelajar di Kota Bogor kini bernapas lega. Pemkot Bogor secara resmi menggulirkan program beasiswa dan penuntasan ijazah tertahan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Dua program ini menjadi penanda komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan pendidikan yang mengendap selama bertahun-tahun.
Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu
Program beasiswa yang diluncurkan menyasar pelajar dari keluarga kurang mampu di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas. Pemkot mengalokasikan dana khusus untuk memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah karena alasan biaya.
“Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Pendidikan adalah hak dasar yang harus dipenuhi,” ujar perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor dalam keterangannya.
Ijazah Tertahan Segera Diserahkan
Tak hanya soal biaya, Pemkot Bogor juga bergerak cepat menuntaskan ribuan ijazah yang selama ini tertahan di sekolah. Ijazah tersebut umumnya tidak diambil karena tunggakan biaya sekolah atau administrasi yang belum rampung. Dengan program ini, Pemkot menggratiskan atau memfasilitasi pelunasan sehingga dokumen penting itu bisa diterima pemiliknya.
Ijazah yang tertahan kerap menjadi penghalang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau melamar pekerjaan. Sejumlah sekolah di Bogor melaporkan masih ada puluhan hingga ratusan ijazah yang belum diambil sejak beberapa tahun terakhir.
Momentum HJB Jadi Pemicu Percepatan
Pemilihan momen HJB ke-544 bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin menjadikan peringatan hari jadi sebagai titik balik penyelesaian masalah struktural di sektor pendidikan. Program ini juga diharapkan menjadi agenda rutin tahunan, bukan sekadar seremonial.
Wali Kota Bogor dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh terhambat oleh persoalan administrasi atau biaya. Ia meminta seluruh sekolah dan dinas terkait untuk mempercepat proses verifikasi dan distribusi ijazah.
Respons Warga: Harapan Baru untuk Masa Depan Anak
Sejumlah orang tua siswa menyambut baik kebijakan ini. Bagi mereka, ijazah adalah tiket menuju masa depan yang lebih baik. “Dulu saya bingung bagaimana cara mengambil ijazah anak saya karena masih ada tunggakan. Sekarang ada jalan keluar,” ujar seorang warga Kecamatan Bogor Tengah.
Pemkot Bogor menargetkan seluruh proses penuntasan ijazah rampung dalam beberapa bulan ke depan. Sementara itu, pendaftaran beasiswa akan dibuka secara bertahap melalui sekolah masing-masing.