GARUT — Di sebuah kampung kecil di wilayah selatan Garut, semangat gotong royong masih menyala. Wawan, warga Kampung Nagrak, membagikan paket kebutuhan pokok kepada puluhan lansia dan warga kurang mampu di Desa Sukamulya, Rabu (20/5/2026). Ia tidak menunggu kaya raya untuk berbagi.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari para lansia dan warga yang membutuhkan,” ujar Wawan kepada warga setempat.
Bantuan Diantar Langsung ke Rumah
Wawan tidak menggelar acara seremonial. Ia memilih cara yang lebih personal: mendatangi satu per satu rumah para penerima. Dengan cara itu, ia bisa melihat langsung kondisi mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan fisik yang tidak lagi prima.
Paket sembako yang dibagikan berisi bahan-bahan pokok yang dinilai sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Warga sekitar pun mengapresiasi langkah ini, terutama bagi lansia yang hidup sendiri dan tidak memiliki penghasilan tetap.
Berbagi Tak Harus Menunggu Kaya
Wawan mengaku, aksi sosial ini lahir dari rasa prihatin terhadap kondisi tetangganya. Meski hidup sederhana, ia berusaha menyisihkan sebagian penghasilannya secara rutin. “Berbagi tidak harus menunggu memiliki banyak harta. Selama masih ada kemampuan dan niat membantu, hal kecil pun bisa menjadi berarti,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini bisa terus berjalan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama adalah hal penting yang harus terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat.
Gotong Royong yang Tak Luntur di Desa
Aksi Wawan menjadi gambaran bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih kuat tumbuh di masyarakat pedesaan. Dari Kampung Nagrak, semangat berbagi itu hadir memberi harapan bagi warga yang membutuhkan. Warga Desa Sukamulya menilai perhatian dan bantuan yang diberikan sangat berarti, khususnya bagi para lansia yang memiliki keterbatasan ekonomi.