BOGOR — Sebanyak 35 pemain asal Jawa Barat tercatat hadir pada hari pertama seleksi Timnas FA7 Indonesia di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis (14/5). Jumlah itu diperkirakan melonjak menjadi 60 peserta pada hari kedua, dengan tambahan pemain dari Madura, Ambon, Papua, hingga Qatar.
Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, menyebut penunjukan daerahnya sebagai lokasi seleksi nasional merupakan sebuah kehormatan besar. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor dan KONI memberikan dukungan penuh terhadap ajang internasional ini.
“Suatu penghormatan bagi kita, Kabupaten Bogor menjadi tempat pertama untuk seleksi Timnas FA7 Indonesia. Ini event internasional, tentunya Pemerintah Kabupaten Bogor dan KONI sangat support dan mendukung event ini,” ujar Arif.
Mengapa Stadion Pakansari Dipilih?
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, mengungkapkan bahwa pemilihan Stadion Pakansari bukan tanpa alasan. Sebagai analis sepak bola, ia ingin Kabupaten Bogor menjadi bagian dari sejarah perkembangan sepak bola format tujuh pemain (All Seven) di Indonesia.
“Saya ingin Bogor ini sebagai pembawa sejarah untuk bola seven ini. Makanya saya harapkan Bogor ini benar-benar menjadi simbol kemenangan V-Seven Indonesia,” kata Bambang.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang memfasilitasi penggunaan Stadion Pakansari, alih-alih Stadion Persikabo yang semula direncanakan. “Semangatnya Pak Bupati dan Ketua KONI dahsyat. Saya sebenarnya sudah cukup di Persikabo, tapi mereka bilang jangan, harus di Pakansari,” tambahnya.
Target di Panggung Dunia: Mentalitas Pantang Menyerah
Seluruh proses teknis seleksi dikoordinir oleh tim kepelatihan yang dipimpin Coach Nelson dan Coach Sese. Coach Nelson memberikan pujian setinggi langit untuk kualitas rumput dan fasilitas Stadion Pakansari yang dinilainya sudah berstandar internasional.
Mengenai target di kancah dunia, Coach Nelson menegaskan mentalitas pantang menyerah meski persiapan tergolong singkat. “Persiapan kita mungkin terlalu sedikit, menghadapi tim seperti Brasil dan Meksiko. Tetapi kita akan siap. Saya enggak suka kalah. Kalau kita bisa gelar salah satu posisi (juara), kenapa tidak?” tegasnya.
Timnas FA7 Indonesia dijadwalkan akan bertolak ke Honduras pada 24 Mei 2026. Kejuaraan dunia tersebut sendiri akan berlangsung pada 27 hingga 31 Mei 2026.