BANDUNG — DPW SWI Jawa Barat menilai kejelasan mekanisme kemitraan media di lingkungan Pemprov Jawa Barat penting agar tidak memunculkan persepsi berbeda di kalangan perusahaan media. Masukan itu disampaikan langsung kepada jajaran Diskominfo Jabar dalam pertemuan yang dihadiri pengurus dan anggota SWI Jabar.
Audiensi berlangsung terbuka dan membahas sejumlah hal, mulai dari mekanisme kerja sama media, transparansi pengelolaan informasi publik, hingga pentingnya kesempatan setara bagi media yang memiliki legalitas dan menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.
Ketua DPW SWI Jawa Barat Edi Suprapto menyatakan pihaknya datang bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan ingin memperoleh kejelasan mengenai mekanisme kemitraan media yang diterapkan Diskominfo Jabar.
"Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga ingin memperoleh kejelasan mengenai mekanisme kemitraan media yang diterapkan Diskominfo Jabar. Transparansi dan keterbukaan menjadi hal penting agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di kalangan perusahaan media," ujar Edi Suprapto.
Menurut Edi, media lokal dan regional berkontribusi besar menyebarluaskan program pemerintah hingga ke tingkat akar rumput. Karena itu, pola kemitraan yang diterapkan perlu bersifat objektif, transparan, dan berkeadilan.
Selain soal kemitraan, SWI Jabar menyoroti implementasi keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Keterbukaan informasi dinilai menjadi fondasi utama membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pihak Diskominfo Jabar menerima berbagai masukan tersebut dan memberikan penjelasan mengenai mekanisme yang berlaku di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Diskominfo Jabar berperan sebagai pengelola komunikasi publik dan layanan informasi pemerintah daerah.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi yang sehat, profesional, dan saling mendukung dalam mewujudkan ekosistem informasi yang terbuka, akurat, serta bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat.
Melalui pertemuan itu, SWI Jabar berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan insan pers. Fungsi kontrol sosial, edukasi publik, serta penyebarluasan informasi pembangunan diharapkan dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.