PURWAKARTA — Prosesi pemakaman Danny Setiawan berlangsung di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (19/9/2026). Jenazah Gubernur Jawa Barat dua periode itu dikebumikan di pemakaman keluarga yang telah disiapkan sejak lama. Ratusan pelayat memadati lokasi sejak pagi.
Rio Teguh Pribadi, putra ketiga almarhum, menyebut lahan pemakaman keluarga itu dibeli ketika ayahnya masih menjabat sebagai gubernur. "Ini dari dulu waktu Papa masih menjabat, masih dinas. Beli untuk keluarga, pemakaman keluarga di sini," ujar Rio, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Rio, pemakaman keluarga di Ciwareng memang disiapkan untuk keluarga besar, bukan hanya untuk almarhum. Ibunya juga direncanakan dimakamkan di lokasi yang sama kelak. "Nyari yang tepat saja. Kayaknya nanti Papa, selanjutnya Mama. Sudah disiapkan dari awal," katanya.
Rio menambahkan, dua tahun terakhir lahan pemakaman itu jarang dikunjungi. Kondisi kesehatan almarhum yang menurun membuat aktivitas di luar rumah dibatasi. Anjuran dokter saat itu menyebut almarhum harus banyak istirahat.
Prosesi pemakaman dihadiri ratusan pengantar dari berbagai daerah. Warga Purwakarta mendominasi, namun sejumlah masyarakat dari Bandung juga hadir. Mantan pejabat sipil maupun militer turut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Danny Setiawan menjabat Gubernur Jawa Barat pada 2003-2008. Ia dikenal sebagai salah satu figur yang berperan dalam pembangunan di wilayah Jawa Barat pada era tersebut.