JAWA BARAT — Legenda bulutangkis Jepang Kento Momota berbagi pengalaman kepada tunggal putra Indonesia pada sesi latihan di NTT Central Training Center, Tokyo. Momen itu dimanfaatkan tim Merah Putih untuk mematangkan persiapan sebelum cabang bulutangkis Asian Games 2026 bergulir 20-29 September di Aichi-Nagoya.
Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah mendapat kesempatan berlatih langsung bersama Momota, mantan pemain nomor satu dunia yang sempat mendominasi tunggal putra. Keduanya mengaku mendapat pelajaran berharga dari sesi tersebut.
Alwi menyebut Momota sebagai salah satu ikon badminton Jepang yang sempat dominan saat masih aktif bertanding. Pengalaman berlatih bersama Momota dianggapnya sebagai kehormatan besar.
"Kami tahu dulu Kento Momota se-superior apa dulu jadi bisa bermain bareng hari ini pastinya senang dan sebuah kehormatan. Pengalaman yang tidak bisa dilupakan," kata Alwi dalam keterangan tertulis PBSI, Rabu (16/9).
Moh Zaki Ubaidillah juga mengaku senang bisa berbagi lapangan dengan Momota. Pada laga uji coba tersebut, Momota memberinya sejumlah saran untuk membaca situasi di lapangan.
"Senang bisa berbagi lapangan dengan dia, tadi juga Momota sempat memberikan evaluasi dan masukan tentang cara main ke saya," ucap Zaki.
Tim bulutangkis Indonesia telah menuntaskan rangkaian pemusatan latihan di Tokyo. Rombongan akan bertolak ke Nagoya pada Kamis (17/9) pagi untuk masuk ke perkampungan atlet.
Cabang bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bergulir pada 20-24 September untuk nomor beregu dan 25-29 September untuk nomor perorangan. Seluruh pertandingan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.
Indonesia mengirim 20 atlet untuk cabang bulutangkis Asian Games 2026, terdiri dari 10 atlet putra dan 10 atlet putri. Komposisi ini menyasar nomor beregu maupun perorangan.
Sesi latihan bersama Momota menjadi bekal tambahan bagi para pemain muda Indonesia, terutama di sektor tunggal putra, sebelum menghadapi tekanan pertandingan di pesta olahraga Asia.