Musda VI Demokrat Jabar Pilih Anton Suratto Secara Aklamasi, Ketua DPP AHY Masih Punya Hak untuk Terbitkan SK

Penulis: Zaki Mubarak  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:34:01 WIB
Anton Sukartono Suratto ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat dalam Musda VI di Bandung, Senin (24/8/2026).

BANDUNG — Anton Sukartono Suratto resmi menjadi calon tunggal ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat dalam Musda VI yang digelar di Trans Luxury Hotel Bandung, Senin (24/8/2026). Meski terpilih secara aklamasi, langkahnya untuk kembali memimpin partai di Jawa Barat belum tuntas lantaran masih ada satu tahapan penting yang harus dilalui.

Proses persidangan di Musda VI berjalan cepat setelah seluruh 29 pemegang hak suara, yang terdiri dari 27 ketua DPC, satu suara DPD, dan satu suara Organisasi Sayap (Orsap), kompak mencalonkan Anton. Nama ini langsung disahkan dalam rapat pleno yang dipimpin Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.

SK Ketua Umum AHY Jadi Penentu Kursi Nahkoda Demokrat Jabar

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa hasil aklamasi di Musda VI tidak serta merta mengubah status Anton. Penetapan resmi tetap menunggu terbitnya SK dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat, AHY.

“Selamat untuk Pak Anton Sukartono Suratto yang telah aklamasi dipilih dalam Musda VI ini untuk kembali jadi ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat,” ujar Herman Khaeron saat menutup Musda VI, Senin (24/8/2026).

Ia menambahkan, setelah SK terbit, DPD Jabar baru dapat menjalankan roda organisasi secara penuh. Sampai kepengurusan baru terbentuk, seluruh aktivitas partai di Jawa Barat untuk sementara dijalankan langsung oleh DPP.

Ketua Formatur Dijabat Anton, Targetkan Kepengurusan Rampung dalam 3 Bulan

Musda VI tidak hanya memilih ketua, tetapi juga menetapkan tujuh orang formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru. Anton Suratto dipercaya menjadi wakil ketua formatur, didampingi tiga unsur DPC, dua unsur DPD, dan satu unsur DPP.

Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat yang juga Wamen ATR/BPR, Ossy Dermawan, menyebut para formatur diberi waktu tiga bulan untuk merampungkan komposisi pengurus. Hasil kerja formatur nantinya akan dituangkan dalam SK yang ditandatangani langsung oleh AHY.

“Selama demisioner hingga terbentuk kepengurusan baru, kepemimpinan Partai Demokrat Jawa Barat untuk sementara dijalankan oleh DPP Partai Demokrat,” tegas Ossy Dermawan.

Muscab 27 Kabupaten/Kota Jadi Agenda Berikutnya

Setelah kepengurusan DPD terbentuk, partai akan melanjutkan konsolidasi ke tingkat bawah. Ossy menjelaskan, agenda selanjutnya adalah Musyawarah Cabang (Muscab) untuk memilih ketua DPC di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Hadir dalam acara penutupan tersebut sejumlah petinggi partai, antara lain Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi, anggota DPR RI dari dapil Jabar, serta delapan anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar yang dipimpin dr Ratnawati.

Dua kepala daerah juga tampak hadir, yakni Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ketua partai politik lain di Jabar seperti Daniel Muttaqin dari Golkar dan Buky Wibawa dari Gerindra turut menyaksikan jalannya Musda VI.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: demokratjabar.or.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top