Kisah Daskim, Marbot Masjid di Pelosok Kuningan yang Dapat Hadiah Umrah dari Bupati Dian

Penulis: Wendra Kusuma  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 19:06:01 WIB
Daskim, marbot masjid asal Desa Dukuhmaja, menerima hadiah umrah dari Bupati Kuningan saat acara Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 di Erion Space Kuningan.

KUNINGAN — Sebuah momen haru mewarnai puncak acara Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 yang digelar Komunitas Waroeng Rakyat Kuningan di Erion Space Kuningan. Daskim, marbot masjid dari pelosok Desa Dukuhmaja, tidak hanya menerima piagam penghargaan, tetapi juga sebuah tiket ibadah umrah yang diberikan secara spontan oleh Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar.

Penghargaan ini diberikan setelah Bupati mendengar sepenggal kisah pengabdian Daskim yang disebut bekerja dalam diam dan manfaatnya dirasakan banyak orang. "Karena saya mendengar tadi ada marbot masjid yang dapat apresiasi, saya sudah mengecek ada satu lagi tiket. Saya hadiahkan apresiasi untuk diberikan hadiah umrah," ujar Dian di lokasi acara.

Lima Kategori Penerima Penghargaan Pinunjul

Daskim merupakan satu dari lima warga yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. Mereka terpilih dari 25 nominator yang masing-masing mewakili lima kategori berbeda, melalui proses pendaftaran, verifikasi, hingga penelusuran lapangan oleh panitia.

Kelima penerima penghargaan tersebut adalah Amini asal Cikadu sebagai Petani Pinunjul, Dede Eka asal Rajadanu sebagai Guru Pinunjul, Abdul Hakim asal Kadatuan sebagai Buruh Pinunjul, Nina Setianah asal Maleber sebagai Pedagang Pinunjul, serta Daskim asal Dukuhmaja sebagai Marbot Pinunjul.

Setiap pemenang kategori mendapatkan hadiah uang tunai Rp3 juta, plakat, dan piagam. Sementara 20 nominator lainnya yang tidak terpilih tetap menerima Rp500 ribu dan piagam. Seluruh 25 nominator juga mendapat bingkisan dari Baznas dan PT Jawara Pangan Nusantara.

Mengangkat Kisah Perjuangan yang Terabaikan

Ketua Panitia, M Dzikri Caesar, mengatakan kegiatan ini lahir dari kegelisahan terhadap banyaknya warga Kuningan yang memiliki kisah perjuangan besar tetapi belum memperoleh perhatian layak. "Banyak masyarakat di Kuningan yang mempunyai cerita inspiratif, mengenai perjuangan di kampung-kampung atau di desa-desa mereka. Itulah yang kita cari dan kita angkat," katanya, Senin (24/8).

Founder Waroeng Rakyat Kuningan, Ilham Ramdhani, menegaskan bahwa agenda ini merupakan ikhtiar komunitas untuk mengurus persoalan sosial yang luput dari perhatian banyak pihak. "Urusan politik biarlah diurus oleh partai politik. Urusan sosial, urusan kedinasan, biarlah diurus oleh yang lain. Mari kita mengurus yang tidak diurus oleh orang lain," tegasnya.

Menurut Ilham, penghargaan ini bukan untuk mengekspos keterbatasan para penerima, melainkan bentuk penghormatan dan dukungan bagi warga yang tetap memberi manfaat bagi lingkungannya.

Apresiasi Bupati dan Harapan untuk Hari Jadi Kuningan

Bupati Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi inisiatif komunitas tersebut. Ia menilai pembangunan daerah tidak selalu lahir dari kebijakan pemerintah, tetapi juga tumbuh dari kontribusi warga yang bekerja tulus dan konsisten di lingkungannya.

"Banyak warga yang menjalankan profesinya sekaligus memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya tanpa mengejar perhatian publik. Bekerja dalam diam, bekerja dalam senyap, dan manfaatnya dirasakan oleh orang banyak," ungkapnya.

Dian juga menyebut 25 nominator Pangajen Rakyat Pinunjul dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi pada momentum Hari Jadi Kuningan. Namun, ia mengingatkan penghargaan tidak boleh berhenti pada piagam atau hadiah semata, melainkan harus menjadi energi untuk mendorong semakin banyak masyarakat berbuat baik.

Pengabdian yang Berbuah Manis

Daskim mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Baginya, hadiah umrah tersebut bukan sekadar penghargaan pribadi, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para marbot yang selama ini mengabdi dalam senyap. "Saya dan teman-teman marbot lainnya merasa sangat dihargai. Terlebih lagi, alhamdulillah, saya diberikan hadiah umrah untuk berangkat ke Tanah Suci," ungkapnya penuh haru.

Di akhir acara, Daskim mendoakan Bupati Dian senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin Kuningan.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: ciremaitoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top