Bocah SD di Arjasari Bandung Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Diserang Anjing Pitbull, Korban Alami Luka di Kepala dan Telinga

Penulis: Valdi Pratama  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 13:16:02 WIB
Anak berusia 9 tahun di Arjasari, Bandung, dilarikan ke rumah sakit setelah diserang anjing pitbull saat bermain di luar rumah.

BANDUNG — Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berinisial B (9) di Kompleks Grand Cendana, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Korban yang masih duduk di bangku kelas 3 SD itu diserang anjing pitbull saat sedang asyik bermain di luar rumahnya, Minggu (23/8/2026) sore.

Serangan mendadak itu menyebabkan luka serius pada bagian kepala dan telinga korban. Bocah malang tersebut pun harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Anjing Lepas dari Patok Saat Dijemur Pemiliknya

Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Asep Dedi, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika anjing pitbull milik seorang warga di luar area kompleks tersebut lepas dari tiang pengikatnya. Hewan itu kabur saat sedang dijemur oleh pemiliknya.

"Anjing Pitbull itu lepas dari patok saat dijemur, lalu masuk ke komplek dan menyerang seorang anak saat bermain di luar rumah," tutur Asep, Senin (24/8/2026).

Kejadian ini pertama kali diketahui setelah warga sekitar mendengar jeritan histeris korban. Mereka pun segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian sektor Pameungpeuk.

Korban Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit Welas Asih

Orang tua korban bersama dengan pemilik anjing bertanggung jawab langsung mengevakuasi B ke Rumah Sakit Welas Asih Kabupaten Bandung. Polisi memastikan bahwa pemilik hewan peliharaan tersebut ikut serta dalam proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan.

Tim medis di rumah sakit hingga saat ini masih terus memantau perkembangan kesehatan korban secara ketat. Luka gigitan di bagian kepala dan telinga membutuhkan perawatan intensif agar tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut.

Vaksin Anti-Rabies Disiapkan untuk Korban

Guna mengantisipasi risiko infeksi rabies, kepolisian berkoordinasi dengan Puskesmas Ciparay untuk menyalurkan suntikan vaksin anti-rabies bagi korban. Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan hewan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada terhadap hewan peliharaan berbahaya. Pemilik anjing pitbull diharapkan memastikan pengamanan hewan mereka dilakukan dengan baik agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: harapanrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top