Kedai Imah Seuri di Kota Bandung Padukan Bisnis Kuliner dan Pemberdayaan Anak Yatim, Menu Mulai Rp10.000

Penulis: Zaki Mubarak  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:49:31 WIB
Kedai Imah Seuri di Bandung memadukan bisnis kuliner dengan pemberdayaan anak yatim dan duafa.

BANDUNG — Di sela maraknya persaingan usaha kuliner di Kota Bandung, Kedai Imah Seuri memilih jalan berbeda. Kedai yang berlokasi di Jalan Terusan Sutami ini tidak sekadar menjual makanan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan bagi anak-anak yatim dan duafa.

Kedai ini merupakan program dari Imah Seuri, sebuah rumah pembinaan yang didirikan Kang Zaehanan pada 2010. Lembaga tersebut fokus pada pendampingan anak-anak yatim dan duafa melalui pembinaan karakter, pendidikan, dan pengembangan keterampilan.

Bermula dari Kebutuhan Ruang Aman bagi Anak

Gagasan mendirikan Imah Seuri muncul dari keprihatinan Kang Zaehanan terhadap persoalan sosial yang kerap dihadapi anak-anak, seperti rendahnya rasa percaya diri dan perundungan. “Anak-anak ini membutuhkan tempat untuk tumbuh dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Kami berupaya mendampingi mereka agar lebih percaya diri dan produktif,” ujarnya.

Untuk mendukung keberlangsungan program pembinaan, Imah Seuri kemudian membuka Kedai Imah Seuri pada 2023. Awalnya, operasional kedai melibatkan para ibu dari anak-anak binaan. Seiring waktu, kedai tersebut berkembang menjadi ruang sosial yang terbuka bagi masyarakat.

Anak Binaan Tak Dipekerjakan, Melainkan Dilatih

Saat ini, sekitar 15 hingga 20 anak binaan aktif mengikuti berbagai kegiatan, terutama pada akhir pekan. Mereka mendapatkan pembinaan melalui aktivitas edukatif, kreatif, serta penguatan karakter dan mental.

Kang Zaehanan menegaskan, anak-anak binaan tidak dipekerjakan di kedai. Keterlibatan mereka dalam sejumlah aktivitas dilakukan secara sukarela sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kepercayaan diri. “Tidak ada paksaan. Mereka ikut terlibat karena merasa senang. Ada yang ingin menyapa pengunjung, mengantarkan pesanan, atau membantu kegiatan lainnya di kedai,” katanya.

Keuntungan Kedai untuk Biaya Pendidikan Anak

Sebagian keuntungan dari operasional kedai dialokasikan untuk mendukung program pembinaan, termasuk kebutuhan pendidikan dan pengembangan kapasitas anak-anak binaan. Skema ini dilakukan untuk menciptakan sumber pendanaan yang lebih berkelanjutan di tengah keterbatasan dukungan donasi.

Suasana kedai yang mengusung konsep hangat dan kekeluargaan diperkuat dengan berbagai hasil karya anak-anak binaan yang dipajang di sejumlah sudut ruangan. Mulai dari kerajinan tangan, dekorasi, hingga tanaman hias. Sejumlah karya tersebut dapat dibeli oleh pengunjung sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas anak-anak.

Menu Andalan: Nasi Goreng Kecombrang hingga Pempek Tower

Dari sisi kuliner, Kedai Imah Seuri menawarkan beragam menu, di antaranya Nasi Goreng Kecombrang, Nasi Goreng Teri, Roti Panas Dingin, dan Pempek Tower. Seluruh menu dibanderol mulai dari Rp10.000.

Kedai Imah Seuri beroperasi setiap hari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Pengunjung yang memberikan ulasan melalui Google juga akan mendapatkan gantungan kunci sebagai bentuk apresiasi.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: koranmandala.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top