KOTA BOGOR — Suasana khidmat dan penuh syukur mewarnai awal aktivitas di SMAN 5 Kota Bogor. Rangkaian kegiatan pembangunan kembali Masjid Al Fath di lingkungan sekolah tidak dimulai dengan seremoni seremonial belaka, melainkan diawali dengan ibadah bersama.
Para guru, staf tata usaha, dan perwakilan siswa menggelar salat Dhuha berjamaah sebelum prosesi peletakan batu pertama. Momen ini menjadi pembuka yang sarat makna bagi seluruh keluarga besar sekolah yang telah lama menanti renovasi masjid tersebut.
Bagi SMAN 5 Kota Bogor, peletakan batu pertama ini bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, proses renovasi Masjid Al Fath diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam kegiatan keagamaan di sekolah. Masjid yang lebih representatif nantinya akan menjadi pusat pembinaan karakter dan spiritualitas siswa.
Kegiatan diawali dengan doa bersama, memohon kelancaran proses pembangunan hingga masjid nantinya dapat digunakan kembali secara optimal. Suasana kebersamaan terlihat kuat saat seluruh elemen sekolah berpartisipasi dalam prosesi simbolis tersebut.
Peletakan batu pertama menjadi penanda bahwa pembangunan fisik masjid akan segera dimulai. Bagi warga sekolah, momen ini adalah jawaban dari kerinduan memiliki tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah dan pengajian rutin diharapkan bisa berjalan lebih khusyuk setelah renovasi rampung.
Inisiatif memulai dengan salat Dhuha berjamaah sebelum peletakan batu pertama menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pembangunan di SMAN 5 Kota Bogor. Bukan hanya mengejar target fisik, tetapi juga keberkahan dalam prosesnya.
Renovasi Masjid Al Fath ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk terus meningkatkan fasilitas ibadah bagi siswa dan guru. Dengan adanya masjid yang lebih baik, diharapkan kegiatan keagamaan di SMAN 5 Kota Bogor semakin semarak dan memberikan dampak positif bagi pembentukan akhlak generasi muda.