Pencarian

BPBD Jabar Catat 264 Karhutla Sepanjang 2026, Sumedang Terbanyak dengan 64 Kejadian

Selasa, 22 September 2026 • 12:16:01 WIB
BPBD Jabar Catat 264 Karhutla Sepanjang 2026, Sumedang Terbanyak dengan 64 Kejadian
BPBD Jabar mencatat 264 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 416,08 hektare.

BANDUNG — Luas lahan yang terbakar akibat karhutla di Jawa Barat mencapai 416,08 hektare. Dari jumlah itu, Sumedang menyumbang 96,69 hektare, menjadikannya daerah dengan dampak terbesar.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar, Hadi Rahmat Hardjasasmita, menyebut posisi Sumedang berada di atas daerah lain. "Kabupaten Sumedang tercatat menjadi wilayah dengan kejadian karhutla terbanyak di Jawa Barat, yakni sebanyak 64 kejadian," ujarnya.

Ciamis dan Bandung Menyusul di Posisi Berikutnya

Data BPBD menempatkan Ciamis di urutan kedua dengan 34 kejadian. Bandung menyusul dengan 22 kejadian, lalu Subang 20 kejadian, Majalengka 18 kejadian, Sukabumi 16 kejadian, dan Purwakarta 13 kejadian.

Sebaran karhutla di tujuh kabupaten itu menjadi bagian dari 264 kejadian yang tercatat di seluruh Jawa Barat. Titik api muncul di 137 kecamatan dan 252 desa/kelurahan.

416,08 Hektare Lahan Terbakar di 137 Kecamatan

Total luas lahan yang terbakar sepanjang periode pencatatan mencapai 416,08 hektare. Angka itu dihimpun dari laporan kejadian di tiap kabupaten/kota yang masuk ke BPBD Jabar.

Sumedang kembali menempati posisi teratas untuk luas terbakar, yakni 96,69 hektare. Proporsi itu setara hampir seperempat dari total lahan yang hangus di provinsi tersebut.

Mengapa Sumedang Paling Rentan

Jumlah kejadian dan luas terbakar yang tinggi di Sumedang menunjukkan konsentrasi titik api di wilayah itu. Data BPBD belum merinci penyebab tiap kejadian, tetapi pola sebaran menunjukkan karhutla tidak terpusat di satu kabupaten saja.

Ciamis, Bandung, Subang, Majalengka, Sukabumi, dan Purwakarta turut menyumbang kejadian dalam jumlah signifikan. Tujuh daerah itu menjadi penyumbang terbesar dari total 264 kejadian di Jawa Barat.

Dampak ke Warga di 252 Desa dan Kelurahan

Karhutla menyentuh 252 desa/kelurahan yang tersebar di 137 kecamatan. Warga di wilayah tersebut menghadapi risiko asap, penurunan kualitas udara, dan potensi kerusakan lahan produktif.

BPBD Jabar mencatat data per 13 September 2026. Belum ada keterangan resmi soal proyeksi kejadian hingga akhir tahun atau langkah penanganan lanjutan dari pemerintah provinsi.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarsukabumi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks