Pencarian

Kapolri Cup II 2026 di Cikeas Diikuti 382 Peserta dari 156 Tim, 20 Negara Ambil Bagian

Kamis, 17 September 2026 • 17:16:02 WIB
Kapolri Cup II 2026 di Cikeas Diikuti 382 Peserta dari 156 Tim, 20 Negara Ambil Bagian

BOGOR — Ajang indoor skydiving bertaraf internasional itu mempertemukan atlet Indonesia dengan peserta dari China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand. Total keterlibatan atlet, ofisial, dan juri membuat 20 negara ambil bagian dalam penyelenggaraan Kapolri Cup II 2026.

Empat nomor dipertandingkan sepanjang empat hari: Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle. Para juri yang berasal dari Australia, Belanda, Finlandia, Inggris, Jerman, Kroasia, Lithuania, Prancis, Republik Ceko, Selandia Baru, Spanyol, dan Swedia bertugas menilai pertandingan di setiap nomor.

Wakapolri Buka Kejuaraan, Soroti Prestasi Atlet Brimob

Dedi Prasetyo dalam sambutannya menyoroti capaian atlet indoor skydiving Indonesia yang disebutnya terus menunjukkan prestasi membanggakan. Ia menyinggung rangkaian FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, tempat atlet Brimob Polri yang memperkuat Indonesia meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia.

Pada FAI World Cup dalam rangkaian kompetisi yang sama, tim Indonesia menempati peringkat kelima. Dedi menilai capaian itu menunjukkan kontribusi nyata atlet-atlet Polri di tingkat Asia maupun dunia.

"Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia. Kejuaraan ini diharapkan membawa olahraga dirgantara Indonesia semakin kompetitif di kancah global," ujarnya kepada wartawan di Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Kamis, 17 September 2026.

Prestasi tersebut berlanjut pada Kapolri Cup I 2024 di fasilitas yang sama. Tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional, capaian yang menjadi modal pembinaan atlet menghadapi persaingan indoor skydiving yang semakin ketat.

Ketua Komite Terjun Payung Minta Ruang Kompetisi Diperluas

Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry mengapresiasi dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut. Menurutnya, indoor skydiving membutuhkan ruang kompetisi lebih luas agar pembinaan atlet dapat berjalan konsisten.

"Perkembangan olahraga terjun payung, termasuk indoor skydiving, menunjukkan minat masyarakat dan kompetisinya perlu terus mendapatkan ruang. Pembinaan atlet dan kualitas pertandingan juga harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan," ujarnya.

Irvan menyebut pihaknya terus membangun kerja sama dengan organisasi peminat terjun payung dari berbagai negara Asia, dengan dukungan organisasi terjun payung internasional. Langkah itu diarahkan agar kejuaraan single event indoor skydiving berlangsung rutin dan berkesinambungan di Asia.

Sportivitas dan Pengamanan Jadi Perhatian Panitia

Dedi meminta seluruh atlet menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Ia berharap kompetisi memperluas persahabatan serta membangun kebersamaan antar-atlet dari berbagai negara.

Panitia dan personel pengamanan juga diminta memastikan seluruh rangkaian berlangsung profesional, aman, tertib, dan lancar. Pelayanan terbaik harus diberikan kepada seluruh peserta dan tamu selama kejuaraan berlangsung.

"Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga kemampuan kita memperkuat pembinaan dan memperluas jejaring. Kualitas olahraga dirgantara Indonesia juga harus terus ditingkatkan ke depan," ucapnya.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks