JAWA BARAT — Ini menjadi penampilan pertama Naëmi Ada sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya, ia menekuni dunia tari kontemporer dan menempuh pendidikan di Northern School of Contemporary Dance, Leeds, sebelum beralih ke penyutradaraan di German Film and Television Academy, Berlin.
Sinopsis dan Pemain
Body of Glass mengikuti Tian, seorang penari muda yang diperankan Soma Pysall. Soma sebelumnya dikenal lewat serial Para – We Are King di HBO Max dan City of Blood di Disney+.
Tian berusaha melepaskan diri dari hubungan penuh kekerasan dengan pasangannya, Felix, yang juga koreografernya. Setelah sebuah insiden kekerasan, ia melarikan diri dari kehidupan mereka di Marseille.
Dalam pelariannya, Tian menyusup ke lingkaran duka seorang pemuda yang tidak pernah ia kenal. Ia terlibat dalam proses berkabung keluarga tersebut sambil menyembunyikan rahasia berbahaya miliknya sendiri.
Selain Soma Pysall, film ini juga dibintangi Élise Tilloloy (The Price of Money: A Largo Winch Adventure), Tom Rey (Becoming Karl Lagerfeld), Manuel Severin (The New Look), dan Younès Boucif (Standing Up).
Alasan Alpha Violet Mengambil Proyek Ini
Co-founder Alpha Violet, Virginie Devesa, menyebut film ini langsung menarik perhatiannya karena menolak menyederhanakan karakternya menjadi korban atau pelaku.
"We were immediately struck by a film that refuses to make its characters easy to categorise as victim or perpetrator," ujar Devesa. "Its exploration of taking back control of your body and your life is bold, provocative and pushed to an extreme."
Devesa juga menyoroti dimensi fisik dalam film ini. Menurutnya, tubuh menjadi kehadiran tersendiri yang khas. Alpha Violet yakin Body of Glass akan memicu banyak diskusi di kalangan penonton dan kritikus.
Jadwal Tayang di San Sebastián
Festival Film San Sebastián ke-74 berlangsung pada 18 hingga 26 September 2025. Body of Glass menjadi salah satu judul yang masuk seleksi New Directors, kategori yang khusus menampilkan karya pertama atau kedua sutradara dari seluruh dunia.
Naëmi Ada sendiri pernah terpilih sebagai Sundance Ignite Fellow pada 2019, program yang digagas Sundance Institute untuk mendukung filmmaker muda. Latar belakangnya di dunia tari kontemporer memberi warna tersendiri pada pendekatan visual film ini.
Proyek ini diproduseri oleh Timothée Boullié, Victoria Braunholz, Ada, Silvana Santamaría, Pierre Cazenave-Kaufman, Amel Belghitri, dan Sinan Özarslan. Kombinasi rumah produksi Jerman dan Prancis menempatkan Body of Glass sebagai salah satu judul Eropa yang dipantau di sirkuit festival musim gugur ini.