JAWA BARAT — Adaptasi animasi klasik menjadi film live action bukan sekadar tren, melainkan pilar bisnis utama Disney dalam satu dekade terakhir. Studio hiburan asal Amerika Serikat itu secara konsisten menghadirkan ulang kisah-kisah ikonik dengan teknologi sinematografi modern, menghidupkan karakter animasi ke dalam dunia nyata.
Strategi ini terbukti efektif. Sebagian besar judul yang diadaptasi berhasil menembus pendapatan global di atas USD 500 juta, menjadikannya andalan Disney di pasar internasional, termasuk Indonesia.
Adaptasi yang Meraup Pendapatan Raksasa
Sejumlah judul mencatatkan angka fantastis di box office global. The Lion King (2019) yang disutradarai Jon Favreau menjadi yang terlaris dengan pendapatan lebih dari USD 1,6 miliar. Film ini menggunakan teknologi fotorealistik untuk menghidupkan Simba dan kawanannya.
Disusul Beauty and the Beast (2017) yang dibintangi Emma Watson sebagai Belle dan Dan Stevens sebagai Beast, meraup sekitar USD 1,2 miliar. Sementara itu, Aladdin (2019) dengan Will Smith sebagai Genie menghasilkan pendapatan global lebih dari USD 1 miliar.
Dari Putri Klasik hingga Petualangan Fantasi
Disney tidak hanya mengadaptasi kisah putri. Maleficent (2014) menawarkan sudut pandang baru dari karakter jahat Sleeping Beauty, dibintangi Angelina Jolie, dan menghasilkan USD 758 juta. Sekuelnya, Maleficent: Mistress of Evil (2019), menyusul dengan pendapatan USD 491 juta.
Adaptasi lain yang tak kalah populer adalah Alice in Wonderland (2010) arahan Tim Burton, Dumbo (2019) garapan Burton, hingga Mulan (2020) yang dirilis di tengah pandemi. The Jungle Book (2016) juga sukses dengan pendekatan live action yang memadukan aktor cilik Neel Sethi dengan hewan hasil CGI.
Gelombang Adaptasi Terbaru dan yang Akan Datang
Gelombang adaptasi ini masih berlanjut. The Little Mermaid yang tayang pada 2023 menjadi judul terbaru yang tayang di bioskop, dibintangi Halle Bailey sebagai Ariel. Film ini kembali memicu diskusi publik sekaligus mencatatkan pendapatan global yang solid.
Disney juga telah menyiapkan sejumlah proyek adaptasi lain yang sedang dalam tahap produksi. Moana, Lilo & Stitch, dan Snow White dikabarkan menjadi bagian dari daftar berikutnya yang akan diadaptasi ke format live action.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kisah klasik Disney tetap relevan di tengah perubahan selera penonton. Dengan menggabungkan nostalgia dan teknologi baru, studio ini berhasil memperkenalkan kembali warisan animasinya kepada generasi baru, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri hiburan global.