CIREBON — Wali Kota Cirebon Effendi Edo membuka langsung kegiatan Launching Job Fair Online Cherbon Menggawe dan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026 di Balai Kota Cirebon, Senin (22/06). Program ini menjadi intervensi kebijakan sektoral Pemkot Cirebon dalam merespons dinamika dunia kerja yang terus berubah.
Effendi Edo menegaskan, tantangan ketenagakerjaan saat ini bukan hanya soal ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga bagaimana memastikan informasi dan aksesnya dapat dijangkau secara merata oleh masyarakat.
Platform Digital untuk Demokratisasi Akses Lowongan Kerja
Cherbon Menggawe dirancang sebagai infrastruktur digital ketenagakerjaan yang terintegrasi. Wali Kota menyebut platform ini bertujuan mendemokratisasi akses informasi lowongan kerja agar lebih transparan, cepat, dan real-time.
"Tujuannya mendemokratisasi akses informasi lowongan kerja agar lebih transparan, cepat, dan dapat diakses secara real-time oleh masyarakat," ujar Edo dalam sambutannya.
Menurutnya, persoalan utama yang sering muncul di dunia kerja adalah asimetri informasi. Banyak pencari kerja tidak mendapatkan informasi yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan pasar. Cherbon Menggawe hadir sebagai gerbang layanan ketenagakerjaan berbasis digital yang terhubung dengan berbagai layanan pendukung rekrutmen.
858 Lowongan dari 14 Perusahaan Tersedia Selama Sebulan
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon Ma’ruf Nuryasa menjelaskan, perkembangan dunia kerja saat ini menuntut layanan yang lebih cepat dan selaras dengan teknologi informasi. Cherbon Menggawe menghubungkan pencari kerja, perusahaan, dan lembaga pelatihan dalam satu platform.
Dalam pelaksanaan job fair online, tercatat 14 perusahaan berpartisipasi dengan 24 jabatan yang membuka total 858 lowongan pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung mulai 22 Juni hingga 22 Juli melalui platform Cherbon Menggawe.
"Cherbon Menggawe hadir sebagai gerbang layanan ketenagakerjaan yang menghubungkan pencari kerja, perusahaan dan lembaga pelatihan dalam satu platform digital," ujar Ma’ruf.
Pelatihan Vokasi untuk 32 Peserta: Digital Marketing dan Teknisi Ponsel
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 2026 sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja. Pelatihan menjadi instrumen penting memperkuat daya saing angkatan kerja lokal agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.
Pada batch kali ini, pelatihan diikuti 32 peserta yang terbagi dalam dua kelas, yakni digital marketing dan teknisi ponsel. Program dirancang agar peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja.
Pelatihan vokasi berlangsung selama 26 hari kerja hingga 27 Juli. Lokasi pelatihan tersebar di Balai Kota Cirebon dan Taman Belajar Cikalong. Seluruh peserta nantinya akan mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari proses akhir pelatihan.
Kolaborasi dengan APINDO, KADIN, dan Forum HRD
Pemkot Cirebon menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi, termasuk APINDO, KADIN, Forum HRD, hingga lembaga pelatihan kerja. Wali Kota Edo berharap seluruh program yang diluncurkan dapat menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kota Cirebon.