BANDUNG — Polrestabes Bandung mencatat sebanyak 90.000 kendaraan roda dua dan roda empat telah memasuki Kota Bandung dalam beberapa hari terakhir. Angka itu lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang keluar kota yang tercatat sekitar 60.000 unit.
Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hudi Arif mengatakan lonjakan volume kendaraan ini terjadi seiring libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2570 BE. Kepadatan arus lalu lintas diprediksi masih akan berlangsung hingga Minggu (31/5).
Empat Gerbang Tol Jadi Titik Kritis Kepadatan
Menurut Hudi, mayoritas wisatawan dari luar daerah masuk ke Bandung melalui jalur tol. Empat gerbang tol menjadi titik kritis yang perlu diantisipasi: GT Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon.
"Titik-titik kepadatan arus lalu lintas yang ada di Kota Bandung ini, yang kita perlu antisipasi di gerbang tol keluar atau masuk ke Kota Bandung seperti di GT Pasteur, Buahbatu, Moh Toha, dan Summarecon," ujar Hudi di Bandung, Jumat.
Kawasan Belanja dan Wisata Juga Dipadati
Kepadatan tidak hanya terjadi di gerbang tol. Hudi menyebut pusat perbelanjaan besar dan jalur wisata juga diprediksi mengalami lonjakan pengunjung. Dua titik yang disorot adalah simpang lampu merah di Ledeng dan kawasan Dago.
"Untuk titik-titik lain, seperti pusat perbelanjaan, seperti mal-mal besar dan juga jalur-jalur yang menuju ke tempat wisata, seperti simpang lampu merah di Ledeng dan juga daerah Dago," ucapnya.
Polrestabes Bandung telah menempatkan personel di sejumlah titik untuk mengurai kepadatan kendaraan. Masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan dan tetap mematuhi aturan lalu lintas selama berkendara.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara," kata Hudi.