JAWA BARAT — Desa Sunting di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi lokasi utama penyaluran hewan kurban KAI tahun ini. Pemilihan desa itu bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut termasuk yang paling parah terdampak banjir bandang pada akhir November 2025, yang merendam ribuan rumah dan melumpuhkan aktivitas ekonomi warga selama berhari-hari.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.
Dana dari Solidaritas Internal KAI Grup
Menariknya, dana sebesar Rp51 juta untuk pembelian hewan kurban tersebut tidak berasal dari anggaran perusahaan semata. Anwar mengungkapkan bahwa uang itu terkumpul dari aksi solidaritas berupa penggalangan dana internal yang dilakukan oleh seluruh insan KAI Grup.
"Pada lebaran Iduladha 1447 Hijriyah kali ini, KAI ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat Aceh Tamiang yang saat ini sedang berjuang untuk bangkit," ujar Anwar dalam keterangan resminya, Jumat (30/5).
Sinergi dengan Pemda, Bantuan Juga Mengalir ke Banda Aceh
Kepedulian KAI tidak berhenti di Aceh Tamiang. Melalui Subdivre I.1 Aceh, perusahaan pelat merah ini juga turut berpartisipasi dalam program keagamaan dan sosial yang digagas Pemerintah Kota Banda Aceh. Pada kesempatan terpisah, KAI menyalurkan bantuan tambahan senilai Rp21 juta untuk pembelian satu ekor sapi melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Total nilai bantuan hewan kurban yang digelontorkan KAI di Provinsi Aceh pada Iduladha tahun ini mencapai Rp72 juta. Langkah ini menjadi contoh bagaimana BUMN tidak hanya beroperasi untuk mencari untung, tetapi juga hadir sebagai solusi sosial di daerah-daerah yang membutuhkan sentuhan pemulihan pasca-bencana.