BOGOR — Kehadiran ESSEL di Bogor menjadi angin segar bagi komunitas pencinta kuliner Korea Selatan yang selama ini kerap kesulitan menemukan tempat makan autentik. Restoran ini membawa konsep yang sudah populer di kota-kota besar lain, dengan fokus pada cita rasa yang mendekati original.
Menu Andalan yang Wajib Dicoba
ESSEL menyajikan berbagai hidangan ikonik yang sudah dikenal luas. Tteokbokki, jajanan jalanan Korea berupa kue beras kenyal yang dimasak dengan saus gochujang pedas manis, menjadi salah satu primadona. Selain itu, gimbab—nasi gulung berisi sayuran dan daging yang mirip sushi—juga tersedia untuk menemani santapan.
Menu lain yang tak kalah menarik adalah Korean fried chicken, ramyeon instan yang diolah dengan topping kekinian, hingga berbagai varian banchan atau lauk pendamping. Harganya dibanderol mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu per porsi, cukup terjangkau untuk kantong anak muda.
Mengapa ESSEL Bisa Viral?
Popularitas ESSEL tak lepas dari strategi promosi di media sosial yang masif. Video-video penyajian makanan dengan saus mendidih dan tampilan menggoda kerap muncul di TikTok dan Instagram, membuat banyak orang penasaran. Di Bogor, antrean panjang sudah terlihat sejak hari pertama pembukaan.
“Saya sudah lama nunggu ESSEL buka di Bogor. Biasanya harus ke Jakarta dulu kalau mau makan di sini. Sekarang lebih dekat,” ujar seorang pengunjung yang ditemui di lokasi.
Lokasi dan Jam Operasional
Restoran ESSEL berlokasi di kawasan pusat Kota Bogor, tepatnya di Jalan Suryakencana. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Pengelola juga menyediakan area parkir yang cukup luas, meski pengunjung diimbau datang lebih awal untuk menghindari antrean.
Kehadiran ESSEL menambah daftar panjang tempat makan Korea di Bogor yang kian menjamur. Sebelumnya, beberapa warung Korean street food juga sudah hadir di sejumlah titik, namun ESSEL menjadi salah satu yang paling ramai dibicarakan karena konsistensi rasa dan tampilan visualnya yang instagramable.
Apa Bedanya dengan Restoran Korea Lain?
Manajemen ESSEL mengklaim bahwa semua bumbu dan saus didatangkan langsung dari Korea Selatan untuk menjaga keaslian rasa. Teknik memasak juga mengikuti resep tradisional yang disesuaikan dengan selera lokal tanpa menghilangkan ciri khasnya.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang autentik. Bukan sekadar makanan Korea yang dimodifikasi total,” jelas perwakilan manajemen ESSEL Bogor.
Bagi warga Bogor yang ingin mencicipi, tak ada salahnya datang langsung dan membuktikan sendiri. Namun, siapkan waktu ekstra jika datang di jam makan siang atau akhir pekan—antrean bisa mencapai 30 menit hingga satu jam.