JAWA BARAT — Kecelakaan maut di jalur bebas hambatan kembali menelan korban. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mengonfirmasi insiden yang terjadi di ruas tol yang masuk wilayah Desa Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, itu melibatkan satu bus dan satu truk yang melaju searah.
Dua Korban Luka, Satu Meninggal di Lokasi
Kepala Satlantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Setyo Rahardjo, mengatakan bus yang dikemudikan pria berinisial T itu menabrak bagian belakang truk dari arah yang sama. “Bus menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya,” kata Yudha di Cirebon, Sabtu.
Akibat benturan keras, satu penumpang bus berinisial MF (27) meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Arjawinangun. Sementara itu, dua penumpang lainnya menderita luka-luka dan mendapat perawatan medis di RS Sentra Medika.
Kronologi dari Polisi: Bus Diduga Tak Jaga Jarak
Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan. Namun, berdasarkan keterangan awal, kecelakaan terjadi saat truk yang melaju di depannya diduga mengurangi kecepatan atau tengah melambat. Bus yang berada di belakangnya gagal mengantisipasi dan menghantam bagian belakang truk.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pemeriksaan terhadap sopir bus dan saksi-saksi di lapangan tengah berlangsung. “Kami masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti,” ujar AKP Yudha.
Arus Lalin Sempat Terganggu, Evakuasi Berlangsung Cepat
Insiden ini sempat mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian. Petugas dari kepolisian dan pengelola tol langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi kendaraan dan korban. Lalu lintas di jalur A Tol Cipali berangsur normal setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dipindahkan ke bahu jalan.
Kecelakaan di jalur Tol Cipali kerap terjadi akibat faktor kelelahan sopir dan kurangnya jarak aman. Polisi kembali mengimbau para pengemudi untuk memastikan kondisi fisik prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan seperti dini hari.
Satu Keluarga Menanti Kabar di Sidoarjo
Di Sidoarjo, Jawa Timur, keluarga korban MF masih menunggu kepastian. Belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga. Jenazah MF rencananya akan dibawa ke kampung halaman setelah proses visum dan administrasi di RSUD Arjawinangun selesai dilakukan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit bahwa setiap perjalanan menyimpan risiko. Di balik angka satu korban jiwa dan dua luka-luka, ada cerita yang terputus di tengah malam di jalur beton Tol Cipali.