BOGOR — Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mendampingi langsung penyerahan bantuan tersebut. Warga yang menerima ikan beku merupakan ibu-ibu yang sedang hamil dan memiliki anak balita. Sasaran itu dipilih karena kelompok tersebut paling rentan kekurangan gizi.
Gemarikan bukan program baru. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalankannya sebagai kampanye nasional agar masyarakat rutin mengonsumsi ikan. Ikan dinilai sumber protein hewani berkualitas tinggi yang mendukung kesehatan sekaligus kecerdasan anak.
Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari menyoroti masih banyaknya ibu yang kekurangan gizi saat mengandung atau menyusui. Kondisi itu, menurut dia, perlu jadi perhatian bersama karena berdampak langsung pada tumbuh kembang anak.
"Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Banyak ibu-ibunya yang kekurangan gizi, padahal sedang mengandung atau menyusui. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," kata Endang dalam sambutannya.
Penyaluran bantuan di Balumbangjaya menjadi salah satu upaya menekan angka stunting di Kota Bogor. Pemkot Bogor mencatat persoalan itu belum tuntas dan masih tergolong tinggi.
Jenal Mutaqin menyebut Gemarikan sebagai langkah tambahan pemerintah dalam menangani stunting. Ia menempatkan program gizi ini dalam kerangka jangka panjang menyiapkan generasi penerus.
"Program ini cukup strategis, cukup penting. Karena apa, pada 2045 di usia Indonesia yang ke-100 tahun, anak-anak kita yang nantinya jadi Generasi Emas," jelas Jenal Mutaqin.
Menurut dia, anak-anak yang akan mengisi Generasi Emas adalah mereka yang cerdas, sehat, kuat, dan memiliki adab baik. Gemarikan bersama berbagai program gizi pemerintah lainnya disiapkan untuk mencapai kondisi itu.
"Program ini program dari negara untuk memberikan gizi kepada anak-anak kita. Dengan harapan mereka bisa mengisi Generasi Emas di 2045 nanti," harap Jenal Mutaqin.
Bantuan disalurkan dalam bentuk ikan beku, bukan ikan segar. Bentuk ini memudahkan warga menyimpan dan mengolahnya tanpa khawatir cepat rusak. Ibu-ibu penerima bisa langsung memanfaatkannya untuk menu harian keluarga.
Program Gemarikan menyasar Kelurahan Balumbangjaya setelah sebelumnya berjalan di sejumlah wilayah lain di Kota Bogor. Pemerintah berharap konsumsi ikan di tingkat rumah tangga meningkat seiring berjalannya kampanye ini.