INDRAMAYU — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Digital melalui Program Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Jabar Pinter Digital di Aula KPRI Mekarjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (29/09). Bimtek ini diikuti pengurus KIM dari wilayah setempat yang selama ini menjadi ujung tombak penyebaran informasi tingkat desa dan kecamatan.
Materi pelatihan mencakup cara memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui kanal digital. Peserta juga dilatih memilah konten sebelum dibagikan ke warga, sehingga setiap informasi yang beredar punya sumber dan isi yang bisa dipertanggungjawabkan.
Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Jabar Nidar Nadrotan Naim Sujana menilai perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan membagikan informasi. Kondisi itu, menurut dia, perlu diimbangi kemampuan literasi digital agar informasi yang diterima tidak langsung disebarluaskan.
"Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar informasi yang diterima tidak langsung disebarluaskan," kata Nidar.
Dengan pemahaman yang baik, KIM diharapkan membantu menghadirkan informasi yang lebih akurat. Peran itu sekaligus menjadikan KIM sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai cara memahami, mengolah dan menyampaikan informasi melalui media digital. Peserta juga diharapkan lebih teliti dalam memilah informasi sehingga informasi yang disebarluaskan memiliki sumber dan isi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, KIM dapat menjadi ruang komunikasi yang memungkinkan informasi dari masyarakat maupun pemerintah tersampaikan secara lebih baik. Peran ini penting di tengah derasnya arus informasi digital yang masuk ke desa-desa.
Pelatihan serupa diharapkan memperkuat kapasitas pengurus KIM di Indramayu, khususnya Kecamatan Widasari, dalam menjalankan fungsi penyebaran informasi publik yang akurat dan terverifikasi.