GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut memastikan seluruh warga yang selamat dari kecelakaan KM Virgo Transport 8 mendapatkan pendampingan, mulai dari perjalanan pulang hingga pemeriksaan lanjutan di daerah asal. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, menyatakan pihaknya terus mendampingi para korban selamat yang sebagian sempat mengalami trauma.
Dari 22 warga Garut yang menjadi penumpang kapal tersebut, 11 orang ditemukan selamat, sembilan masih dalam pencarian, dan dua lainnya meninggal dunia. Dua korban meninggal sudah diantarkan langsung ke Garut.
Marlinda menyebut dua hingga tiga warga masih mengalami trauma ringan akibat kejadian kecelakaan yang berlangsung pada dini hari. Kondisi itu dinilai wajar mengingat situasi yang mengejutkan bagi para penumpang.
"Sebelas warga ditemukan selamat dan kondisinya sehat setelah mendapatkan penanganan awal dari petugas di lokasi kejadian. Sementara sembilan warga masih belum ditemukan, sedangkan dua orang meninggal dan sudah diantarkan kemarin langsung ke Garut," kata Marlinda dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Kamis, 17 September 2026.
Trauma healing sebelumnya diberikan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat kepada warga yang selamat setelah kecelakaan terjadi. Pendampingan tetap dilakukan agar warga merasa tenang selama perjalanan pulang menuju Kabupaten Garut bersama petugas pendamping.
Tim Dinas Sosial Kabupaten Garut turut mendampingi perjalanan warga dari Bandara Kertajati menuju daerah asal mereka untuk pemeriksaan. Petugas memastikan warga memperoleh pendampingan selama perjalanan, terutama mereka yang masih merasakan trauma ringan.
"Kami mendampingi perjalanan saudara kita dari bandara menuju Garut untuk memastikan mereka tetap mendapat perhatian selama perjalanan. Setibanya di Garut, seluruh warga akan diperiksa kembali dan kebutuhan pengobatannya ditangani sesuai kondisi masing-masing nantinya," ujar Marlinda.
Setibanya di Garut, seluruh warga akan diperiksa kembali. Biaya pengobatan dan kebutuhan pemulihan ditanggung Pemerintah Kabupaten Garut sesuai hasil pemeriksaan lanjutan.
Pemkab Garut sebelumnya menyiapkan penjemputan, namun biaya seluruh perjalanan akhirnya ditanggung Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk sementara waktu.
"Kami memastikan warga yang sehat segera dibawa pulang agar dapat ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Garut secara langsung. Untuk pengobatan dan pemulihan, Pemkab Garut siap menanggung kebutuhan warga sesuai hasil pemeriksaan lanjutan nantinya," ujarnya.