Prabowo Terima Ramos-Horta, Sepakati Kolaborasi Riset Bersama Peraih Nobel

Penulis: Zaki Mubarak  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:21:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta di kawasan Jawa Barat, Jumat (13/12/2024).

JAWA BARAT — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut potensi kerja sama ini masih sangat terbuka lebar. Para peraih Nobel yang hadir memiliki latar belakang keilmuan beragam, mulai dari biologi hingga fisika.

“Lebih banyak saya kira potensi untuk ke depan, untuk dieksplorasi, terutama kan para pemenang Nobel ini dari berbagai latar belakang. Ada yang biologis, ada yang fisika, dan macam-macam,” ujar Fadli dalam keterangan resminya.

BRIN Diminta Bergerak Cepat Bangun Ekosistem Riset

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria yang mendampingi Presiden Prabowo mengatakan, kolaborasi ini menjadi fondasi penting penguatan ekosistem riset nasional. Prabowo secara tegas meminta agar kerja sama tersebut tidak berlarut-larut.

“Karena sangat penting sekali para peraih Nobel itu memberikan inspirasi, kemudian bisa menjadi bagian dari ekosistem penguatan talenta riset di Indonesia. Dan Pak Presiden juga sangat berharap bahwa kolaborasi ini bisa dilakukan secepatnya,” jelas Arif.

BRIN sebenarnya sudah memiliki pengalaman menjalin kolaborasi serupa. Lembaga tersebut mengembangkan Metal-Organic Framework bersama peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa, melalui pembangunan sister lab di Indonesia.

“Jadi sudah pernah saya sampaikan bahwa peraih Nobel Jepang ini kemudian membangun sister lab di Indonesia. Dan sister lab di Indonesia ini sekarang sedang mempersiapkan bagaimana menghasilkan gas alam dengan tekanan yang lebih rendah dengan menggunakan temuan dari hasil peraih Nobel itu,” tuturnya.

Konservasi Lampung Jadi Perhatian, Program Strategis Dibahas

Sebelum bertemu Presiden, rombongan peraih Nobel sempat mengunjungi kawasan konservasi di Lampung. Kunjungan itu turut menjadi bahan pembahasan, terutama terkait komitmen Prabowo memperkuat perlindungan flora dan fauna nasional.

“Jadi Pak Presiden juga punya komitmen yang sangat kuat agar proteksi terhadap flora fauna di Indonesia ini bisa semakin diperkuat. Itu tadi poin-poin yang tadi sudah disampaikan Pak Presiden,” ungkap Arif.

Pertemuan bilateral itu sekaligus menjadi ajang berbagi pengalaman. Prabowo memaparkan sejumlah program strategis Indonesia, mulai dari ketahanan pangan, pembangunan kampung nelayan, hingga pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pak Presiden juga menyampaikan berbagai program strategis terkait dengan food security, pengalaman kita untuk MBG, dan Presiden juga terus menegaskan komitmen untuk membangun kampung nelayan,” jelasnya.

Rumah Modular Tahan Gempa Jadi Andalan Hadapi Bencana

Di hadapan Ramos-Horta, Prabowo juga mendorong BRIN menciptakan inovasi teknologi untuk mitigasi bencana. Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api (Ring of Fire) memiliki banyak titik kerentanan terhadap gempa dan erupsi vulkanik.

Salah satu inovasi yang disorot adalah pengembangan rumah modular tahan gempa. Percontohan teknologi tersebut telah dibangun sejak 2021–2022.

“Pak Presiden tadi sudah menyampaikan bahwa Indonesia itu merupakan daerah yang ring of fire ya, banyak sekali titik kerentanan terhadap bencana. Sehingga beliau tadi menyampaikan bahwa ini memerlukan kajian, memerlukan inovasi-inovasi teknologi untuk bisa mengatasi, mengantisipasi, maupun terus bisa memberikan solusi sehingga hal-hal tersebut tidak terjadi di Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: niaga.asia This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top