CIBINONG — Aksi penagihan utang yang berujung kekerasan menewaskan seorang pria di kawasan Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (26/8/2026) dini hari. SH (55) meninggal dunia sekitar pukul 01.00 WIB setelah mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu mengungkapkan, kejadian bermula ketika pelaku utama berinisial YS (47) bersama dua rekannya, SS dan AM, mendatangi seorang saksi berinisial JB untuk menagih utang yang telah menunggak dua bulan. Saat itu, korban dan istrinya, RI, tengah berada di lokasi untuk membeli gorengan.
Yunli menjelaskan, suasana memanas ketika terjadi percekcokan antara JB dengan dua perempuan yang datang bersama YS, yakni SS dan AM. "Saat itu, terjadi percekcokan antara seorang saksi berinisial JB dengan dua perempuan berinisial SS dan AM yang datang bersama pelaku berinisial YS," kata Yunli.
Pertengkaran soal utang tersebut dengan cepat berubah menjadi tindak kekerasan. JB diduga menjadi korban pemukulan oleh YS. Situasi semakin tak terkendali ketika RI, istri korban yang berada di dekat lokasi, ikut menjadi sasaran tendangan YS, padahal ia sama sekali tidak terlibat dalam persoalan utang tersebut.
Melihat istrinya diserang, SH berusaha melerai dan membela RI. Namun, upayanya berujung tragis. SH diterjang senjata tajam hingga mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh dan menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Cibinong masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku utama. Tiga orang yang terlibat dalam aksi penagihan utang tersebut, yakni YS, SS, dan AM, telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait peristiwa berdarah ini.