JAWA BARAT — Laporan dari The Irish Times mengungkapkan bahwa pembelian Kastil Strancally oleh Zuckerberg merupakan bagian dari strategi pribadi sekaligus bisnis. Pasalnya, Meta mempertahankan markas besar internasionalnya di Irlandia, menjadikan properti ini sebagai basis operasional yang praktis bagi sang CEO saat berada di Eropa.
"Mark dan keluarga sangat antusias untuk terus merawat rumah bersejarah ini dan menantikan saat-saat menghabiskan waktu di Irlandia, tempat Meta mempertahankan markas besar internasionalnya," ujar jubir Meta dalam pernyataan resmi.
Zuckerberg hanyalah nama terbaru dalam daftar panjang orang kaya global yang tergiur memiliki kastil di Irlandia. Fenomena ini bukan sekadar tren properti mewah, melainkan juga bentuk akuisisi warisan budaya.
Aktor pemenang Oscar, Jeremy Irons, telah lebih dulu merenovasi Kastil Kilcoe di County Cork sejak akhir 1990-an. Sementara itu, miliarder Amerika John Malone menguasai Castlemartin House and Estate di County Kildare, dan penulis Christy Cashman memiliki Kastil Kilkea di wilayah yang sama. Aktor Dominic West, yang dikenal lewat serial The Crown, juga terikat dengan Kastil Glin di County Limerick melalui istrinya, Catherine FitzGerald.
Dr. Colin Breen, akademisi arkeologi di Universitas Ulster, menjelaskan bahwa kastil di Irlandia sejak abad ke-12 dibangun sebagai instrumen kekuasaan oleh bangsa Anglo-Norman. "Kunci kesuksesan mereka adalah kastil," kata Breen. "Kastil-kastil itu dibangun untuk mengintimidasi, tapi juga merupakan ekspresi kekuasaan dan kehadiran."
Menurut Breen, pembelian oleh orang-orang Amerika seperti Zuckerberg mengikuti pola yang sama: membeli gagasan romantis tentang Irlandia masa lalu. "Mereka membeli tempat-tempat ini untuk menciptakan tempat pesta romantis sehingga mereka bisa menerbangkan teman-teman miliardernya untuk berakhir pekan," imbuhnya.
Josh Pim, direktur asosiasi di agen residensial Irlandia, menambahkan bahwa ada sisi emosional dalam transaksi ini. "Orang Amerika tidak perlu menelusuri terlalu jauh ke belakang untuk menemukan serpihan warisan Irlandia. Ada kelangkaan, signifikansi arsitektur, dan sejarah pada kastil-kastil ini," katanya. Pasar properti ini pun tidak terbatas pada pembeli AS, melainkan menarik minat internasional.
Faktor utama yang membuat kastil Irlandia diminati adalah privasi dan keamanan. Properti ini umumnya dilengkapi hamparan lahan sangat luas yang membatasi akses publik. "Kita tahu sangat banyak pemilik tanah baru tertarik pada privasi, mereka tertarik membatasi akses ke tanah tersebut," sebut Breen.
Namun, Breen mengingatkan bahwa kepemilikan properti bersejarah tidak boleh berhenti pada fungsi eksklusif semata. "Mereka memiliki tanggung jawab dengan membeli tempat-tempat ini, tempat-tempat ini tidak boleh sekadar menjadi khayalan para miliarder," tegasnya. Kastil memegang peran penting dalam cara masyarakat Irlandia mengingat masa lalunya, sehingga keterlibatan pemilik baru dengan otoritas setempat menjadi krusial.
"Individu-individu yang datang ini berpotensi memberi dampak positif pada tempat-tempat tersebut, asalkan mereka berinteraksi dengan baik bersama pihak berwenang," pungkas Breen.