Rumah Sekdes Selajambe Ulis Husen Ludes Terbakar, PPDI Kuningan Serahkan Bantuan untuk Kolega

Penulis: Wendra Kusuma  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:04:02 WIB
Petugas menunjukkan bantuan donasi yang diserahkan PPDI Kabupaten Kuningan kepada Sekretaris Desa Selajambe, Ulis Husen, di Kuningan, Jawa Barat.

KUNINGAN — Musibah kebakaran menghanguskan kediaman Sekretaris Desa Selajambe, Ulis Husen, di Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB, saat rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang beraktivitas di luar rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material akibat si jago merah disebut tidak bisa dihindari.

PPDI Kuningan Bergerak Cepat Salurkan Donasi

Kepedulian datang dari rekan seprofesi. PPDI Kabupaten Kuningan menyerahkan bantuan donasi kemanusiaan kepada Ulis Husen pada Rabu (19/8/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh perwakilan jajaran pengurus PPDI Kuningan.

Ketua PPDI Kuningan, Ade Sudiman, menyampaikan rasa prihatin dan bela sungkawa atas musibah yang menimpa koleganya tersebut.

"Mudah-mudahan keluarga yang terkena musibah diberi kesabaran ketabahan serta dimudahkan rizkynya. Kami segenap keluarga besar perangkat desa se-kabupaten ikut prihatin," ucap Ade Sudiman.

Solidaritas Antarperangkat Desa

Ade Sudiman juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban kebakaran. Bantuan yang terkumpul merupakan bentuk solidaritas dari keluarga besar perangkat desa di Kabupaten Kuningan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran serta total kerugian material yang dialami oleh keluarga Ulis Husen.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: kuninganmass.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top