PURWAKARTA — Seorang pria berinisial AJ (27) ditemukan tewas setelah menjadi bulan-bulanan warga di Kampung Galumpit, Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu (30/5/2026) pagi. AJ diduga mencuri satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi T-6448-CT milik warga yang tengah terparkir di halaman rumah.
Kepala Desa Tegalsari, Iip Sarifudin, menuturkan peristiwa bermula saat AJ beraksi bersama seorang rekannya yang kini masih dalam pengejaran polisi. Keduanya berboncengan dan berhasil membawa kabur motor korban. Namun aksi itu dipergoki warga setempat hingga terjadi pengejaran sejauh sekitar empat kilometer.
Dalam pelariannya, AJ terjatuh dari sepeda motor yang ia kendarai. Warga dari desa lain yang tidak mengetahui latar belakangnya justru menolong dan memberinya minum karena mengira ia korban kecelakaan lalu lintas.
"Awalnya warga tidak tahu kalau itu pencuri. Bahkan sempat ditolong dan diberi minum karena mengira korban kecelakaan," ujar Iip saat ditemui di rumahnya, Sabtu (30/5/2026) malam.
Ketegangan justru muncul saat pemilik motor dan warga yang mengejar dari lokasi awal tiba di tempat kejadian. Mereka berteriak bahwa pria tersebut adalah pencuri. "Spontan masyarakat emosi dan situasi menjadi tidak terkendali," kata Iip.
AJ sempat kembali melarikan diri saat hendak mendapatkan pertolongan. Dalam upaya kabur itulah ia terjatuh ke dalam sebuah septic tank milik warga. "Sempat lari lagi, lalu jatuh ke septic tank. Setelah itu massa semakin banyak dan pelaku diamankan warga," ungkap Iip.
Iip menduga kemarahan warga dipicu oleh maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut. "Kasus curanmor di sini memang sering terjadi. Ada warga yang kehilangan motor saat mencari rumput, ada juga yang kehilangan motor saat bekerja di sawah. Mungkin karena sering terjadi, ketika ada pelaku yang tertangkap, emosi warga langsung meledak," katanya.
Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB. Saat personel tiba di lokasi, AJ ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dan langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit telepon genggam milik AJ, satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu kunci T, dua anak kunci T, serta sebuah kunci motor yang diduga digunakan dalam aksi pencurian tersebut.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu satu terduga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri," kata Ali. Satu rekan AJ yang berboncengan dengannya saat beraksi masih dalam pengejaran aparat kepolisian.