BANDUNG — Organisasi kepemudaan Amdantara JDB resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan digelar di Bandung, Jawa Barat, dan dihadiri oleh para pengurus lama serta anggota organisasi.
Periode 2026-2031 dinilai menjadi fase penting bagi Amdantara JDB untuk memperkuat peran di tengah masyarakat. Pengurus baru diharapkan mampu menjalankan program yang lebih terukur dan berdampak langsung pada anggota serta komunitas.
Proses regenerasi ini juga menjadi momentum untuk menyegarkan visi organisasi. Dengan kepengurusan yang baru, Amdantara JDB menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan jaringan kerja sama.
Meski detail program kerja belum dirilis secara resmi, sejumlah agenda prioritas disebut sudah mulai dirancang oleh pengurus baru. Fokus utama meliputi pengembangan kapasitas anggota, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta penguatan organisasi di tingkat regional.
Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, pelatihan keterampilan, dan kegiatan berbasis komunitas. Program-program ini diharapkan bisa berjalan sepanjang periode kepengurusan.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan sederhana. Para pengurus baru mengucapkan sumpah jabatan di hadapan pimpinan organisasi dan disaksikan oleh para anggota. Suasana kekeluargaan mewarnai jalannya acara.
Pengurus yang dilantik terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi, hingga aktivis sosial. Keragaman ini diharapkan bisa memperkaya perspektif dalam setiap pengambilan keputusan organisasi.
Ke depan, Amdantara JDB menargetkan untuk lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. Organisasi ini juga berencana menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk mendukung program kerjanya.
Dengan kepengurusan yang baru, Amdantara JDB optimistis bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Organisasi ini siap bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Jawa Barat.