Pencarian

SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya Kejar Target Sekolah Internasional 2030, Guru Didorong Naik Level

Senin, 05 Oktober 2026 • 09:46:31 WIB
SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya Kejar Target Sekolah Internasional 2030, Guru Didorong Naik Level
Kepala SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya R Awaludin Nazal menyampaikan target sekolah internasional 2030 dalam kegiatan penguatan guru.

TASIKMALAYA — Kepala SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya R Awaludin Nazal N SFarm MFarm menyatakan penguatan kapasitas guru menjadi prasyarat utama sebelum sekolah melangkah ke level internasional. Menurut dia, target 2030 tidak bisa dicapai hanya dengan perbaikan fasilitas atau kurikulum.

Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan tersebut. Materi disampaikan master trainer Universal Mind Indonesia, Dadang Bastaman SIP, CH, CHt, CI, CT, NNLP, CT BNSP.

Mengapa Guru Perlu Kembali ke Peran Agen Perubahan

Awaludin menilai kesadaran tenaga pendidik terhadap tugasnya perlu disegarkan kembali secara berkala. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat membuat guru dituntut terus mengembangkan kompetensi.

"Kita membutuhkan motivasi untuk mengembalikan kembali tugas kita sebagai guru, tenaga pendidik, dan sebagai agen perubahan," katanya.

Dia menyebut kebutuhan penguatan SDM semakin mendesak di tengah perubahan dunia pendidikan. Guru dan tenaga kependidikan dinilai harus mampu mengikuti perkembangan yang berjalan cepat.

Target Sekolah Internasional 2030 Jadi Pemicu

SMK Bhakti Kencana mencanangkan diri sebagai sekolah internasional pada 2030. Target itu menjadi alasan utama kegiatan capacity building digelar bagi semua elemen sekolah.

"BK ini di tahun 2030 ingin menjadikan sekolah internasional. Jadi, perlu adanya motivasi-motivasi yang tinggi untuk guru-guru kita dan semua elemen yang ada di sini guna untuk mencapai dan untuk membangkitkan spiritnya lagi," ujar Awaludin.

Dia menambahkan, penguatan motivasi tidak hanya menyasar kemampuan mengajar. Guru juga didorong memahami posisinya sebagai bagian dari perjalanan panjang sekolah menuju target tersebut.

Guru Didorong Tak Sekadar Mengajar

Dadang Bastaman mengajak peserta memperkuat kembali rasa memiliki terhadap sekolah. Menurut dia, guru tidak cukup menjalankan tugas mengajar di kelas.

Pendekatan optimalisasi pikiran bawah sadar dipakai dalam sesi tersebut. Metode itu digunakan untuk membantu peserta menggali potensi yang dimiliki masing-masing.

"Jadi kita coba menggali pikiran di bawah sadar biar lebih optimal. Jadi kami ingin guru itu naik level, bukan hanya mengajar atau mendidik tapi betul-betul menginspirasi dan memberikan dampak," ujarnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal SMK Bhakti Kencana menyiapkan SDM sebelum tahapan menuju sekolah internasional 2030 berjalan. Penguatan kompetensi guru direncanakan berlanjut seiring perkembangan sekolah.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartasik.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks