BOGOR — Pagar pembatas di kedua sisi rel kereta api kawasan Jalan KH Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, resmi rampung dipasang pada Selasa (30/6/2026). Langkah ini diambil setelah jalur kereta di lokasi tersebut berulang kali menjadi lokasi kecelakaan fatal yang melibatkan pejalan kaki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengonfirmasi bahwa pagar tersebut dipasang sebagai upaya pengamanan bagi masyarakat. "Pemasangan pagar untuk pengamanan warga masyarakat. Karena sudah sering kejadian, mobil masuk rel, orang tertabrak kereta, karena banyak masyarakat yang melintas di area tersebut," ujar Juniarti saat dikonfirmasi pada Rabu (1/7/2026).
Pagar Sepanjang 152 Meter untuk Tutup Akses Ilegal
Menurut Juniarti, pagar pembatas telah dipasang di kedua sisi rel kereta api dengan panjang berbeda. Sisi timur dibangun sepanjang 50 meter, sementara sisi barat lebih panjang, yakni 102 meter. Total pagar yang terpasang mencapai 152 meter.
Lokasi tersebut selama ini dikenal bukan sebagai perlintasan sebidang resmi dan tidak dapat dilalui kendaraan. Namun, banyak warga yang tetap memilih menyebrang melalui jalur rel karena dianggap lebih praktis dan mempersingkat waktu perjalanan.
Warga Lega, Berharap Tidak Ada Lagi Korban Jiwa
Pemasangan pagar ini disambut positif oleh warga sekitar. Perdana (39), salah seorang warga, mengaku lega dengan adanya pembatas tersebut. Menurutnya, meskipun sudah sering terjadi kecelakaan, masih banyak pejalan kaki yang nekat melintasi rel untuk menyeberang ke sisi jalan lainnya.
"Sekarang jadi lebih aman sih. Kemarin tuh masih banyak orang yang nyebrang lewat rel. Mudah-mudahan dengan adanya pagar ini masyarakat jadi lebih disiplin dan menggunakan akses yang lebih aman," kata Perdana saat ditemui di lokasi, Rabu (1/7/2026).
Hal senada diungkapkan Rahma (28). Ia berharap pagar pembatas ini benar-benar dapat mencegah masyarakat menyeberang melalui jalur rel sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di titik tersebut. "Bagus dipasang pagar pembatas, saya ya setuju banget. Soalnya memang sudah beberapa kali dengar ada kejadian orang tertabrak kereta di sini. Semoga setelah ini tidak ada lagi yang nekat menyeberang lewat rel dan jadi lebih aman terutama buat yang jalan kaki," katanya.
Kecelakaan Terbaru Tewaskan Pria 32 Tahun
Kawasan rel di sekitar underpass Jalan KH Sholeh Iskandar memang sudah lama dikenal sebagai titik rawan kecelakaan. Kasus paling baru terjadi pada Jumat (26/6/2026) lalu, ketika seorang pria berinisial YS (32) meninggal dunia setelah tertemper kereta saat berada di jalur rel. Insiden tersebut menjadi pemicu utama dipercepatnya pemasangan pagar pembatas oleh Pemkot Bogor.