BANDUNG — Langkah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPST Oxbow Cicukang kian nyata. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengonfirmasi bahwa proses peninjauan lokasi oleh investor China dan tim Kemendagri menjadi sinyal kuat bahwa proyek ini tak lagi sekadar wacana.
Investor China dan Kemendagri Tinjau Kesiapan Lahan PSEL Cicukang
Peninjauan dilakukan di lahan seluas puluhan hektare yang berada di Kampung Cicukang. Perwakilan dari investor China bersama tim yang ditugaskan langsung oleh Menteri Dalam Negeri mengecek kondisi fisik lokasi, akses jalan, serta dukungan warga sekitar.
“Hari ini perwakilan yang ditugaskan langsung oleh Pak Menteri Dalam Negeri hadir ke TPST Cicukang. Alhamdulillah investor dari China juga hadir untuk melihat langsung kesiapan lokasi,” kata Dadang Supriatna dalam keterangannya.
Kapasitas 600-800 Ton Per Hari, Proses Tanpa Bau
PSEL TPST Cicukang dirancang untuk mengolah 600 hingga 800 ton sampah per hari menjadi energi listrik. Proses pengolahan dilakukan di ruang tertutup sehingga tidak menimbulkan bau yang mengganggu warga sekitar.
“Semua sampah masuk ke ruang tertutup dan langsung diproses menjadi energi,” jelas KDS, sapaan akrab Bupati Bandung.
Kabupaten Bandung sendiri memproduksi sekitar 1.800 ton sampah setiap hari. Dengan kapasitas PSEL yang mencapai hampir setengah dari total produksi harian, proyek ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Target Pembangunan Dimulai Akhir 2026, Beroperasi 2027
Bupati menegaskan bahwa seluruh persiapan dasar hampir rampung. Lahan sudah clear, pemerintah desa mendukung penuh, dan proses pembebasan lahan serta pelebaran akses jalan akan disusun dalam satu tahapan.
“Tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda,” tegasnya.
Hasil peninjauan akan dilaporkan ke Menteri Dalam Negeri sebagai dasar penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan jadwal pembangunan. “Insya Allah akhir tahun ini pembangunan sudah dimulai,” ujar KDS.
Dukungan Penuh Pemerintah Pusat untuk Percepatan Proyek
Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat saat meninjau lokasi pada Mei lalu mendorong percepatan PSEL Cicukang. Pemerintah pusat berencana membawa proyek ini ke rapat koordinasi terbatas agar eksekusi lebih cepat.
Dengan dukungan dari Kemendagri dan investor China, TPST Cicukang bersiap bertransformasi dari sekadar tempat pembuangan sampah menjadi pembangkit energi listrik. KDS menargetkan Kabupaten Bandung selangkah lagi memiliki pembangkit listrik yang bersumber dari sampah.