SUKABUMI — Empat warga Kampung Bojong Koneng, RT 03/RW 03, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, selamat setelah terjebak di sumur sedalam belasan meter pada Senin (29/6) siang. Peristiwa ini dipicu oleh musim kemarau yang menyebabkan sumur warga mengering.
Komandan Pos Pemadam Kebakaran Cibadak, Iyep Yosepa, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Entis Sutisna (59) sedang memperdalam sumurnya yang mulai kekeringan. Sekitar pukul 13.30 WIB, tali timba putus dan ember berisi tanah jatuh tepat mengenai kepala serta bahu Entis hingga membuatnya tak sadarkan diri.
Warga yang Berniat Menolong Justru Ikut Terjebak
Melihat kondisi darurat, tiga warga langsung turun ke dalam sumur untuk menolong Entis. Namun, mereka justru ikut terjebak karena peralatan terbatas dan ruang sumur yang sempit. Keempat korban tidak bisa naik sendiri tanpa bantuan alat evakuasi.
Laporan diterima tim rescue pada pukul 14.30 WIB. Personel Damkar Pos 5 Cibadak dan Pos 4 Parungkuda langsung dikerahkan, dibantu Babinsa, BPBD, relawan, dan warga setempat.
Proses Evakuasi Berlangsung 30 Menit
“Alhamdulillah, dalam waktu sekitar 30 menit penanganan, korban berhasil kita angkat,” ujar Iyep Yosepa. Seluruh korban dievakuasi dalam kondisi sadar dan langsung mendapat penanganan medis dasar di lokasi.
Kekeringan akibat musim kemarau tahun ini memang memicu sejumlah warga di Sukabumi untuk memperdalam sumur mereka. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya prosedur keselamatan saat bekerja di lubang sempit dan dalam.
Tim gabungan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pemerintah setempat mengimbau warga yang akan melakukan penggalian sumur untuk selalu menggunakan alat pengaman dan tidak bertindak sendiri tanpa koordinasi dengan pihak berwenang.