BANDUNG — Polda Jabar mengirim lima pejabat utama ke peringatan HUT ke-81 TNI di Pusenif TNI AD. Mereka adalah Karo Log, Dir Intelkam, Dir Pamobvit, Kabid Humas, dan Kabid Kum Polda Jabar.
Kehadiran jajaran tersebut menegaskan posisi TNI-Polri sebagai dua institusi yang berbagi tanggung jawab dalam menjaga stabilitas keamanan di 27 kabupaten/kota Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI bukan sekadar seremonial tahunan. Menurutnya, momentum itu menjadi pengingat pentingnya soliditas kedua institusi.
"Polda Jabar mengucapkan Dirgahayu TNI ke-81. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya soliditas dan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan komunikasi untuk memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat Jawa Barat," ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Pernyataan itu disampaikan di sela kegiatan yang berlangsung di markas Pusenif TNI AD, Bandung.
Hendra menilai sinergitas TNI-Polri merupakan salah satu kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di Jawa Barat. Provinsi dengan penduduk lebih dari 50 juta jiwa itu memiliki karakteristik wilayah yang beragam, dari perkotaan padat hingga daerah perbatasan.
"Semoga TNI semakin profesional, solid, dan semakin dekat dengan masyarakat. Polda Jabar siap terus bersinergi dan berkolaborasi bersama TNI dalam menjaga serta merawat Jawa Barat," tuturnya.
Kolaborasi TNI-Polri di Jawa Barat selama ini tercermin dalam berbagai operasi bersama, mulai dari pengamanan event besar, penanganan bencana, hingga penegakan hukum di daerah rawan.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Pusenif TNI AD menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan komitmen kedua institusi. Polda Jabar menyatakan akan terus merawat kerja sama yang sudah terbangun.
Stabilitas Jawa Barat menjadi prasyarat bagi kelancaran pembangunan daerah dan aktivitas ekonomi warga. Sinergitas TNI-Polri disebut sebagai salah satu pilar yang menjaga kondisi tersebut tetap terjaga.