JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tidak hanya mengejar pembukaan akses jalan pascabencana, tetapi juga memprioritaskan pemulihan layanan dasar masyarakat seperti air bersih dan fasilitas kesehatan. Menteri PU Dody Hanggodo memastikan hal ini berjalan di wilayah terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus melanjutkan rehabilitasi di Sumatera.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada pertengahan Agustus 2026 sempat merusak jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Inpres 2024 IKK Nangaba di Kabupaten Ende.
Perbaikan jaringan tersebut mulai dikerjakan pada 16 Agustus dan rampung pada malam berikutnya, sehingga air kembali mengalir hingga ke sambungan rumah warga.
Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa sempat kesulitan mendapat air bersih akibat dampak gempa.
Kementerian PU mengirim empat unit tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter untuk memenuhi kebutuhan darurat warga di sana.
Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah turut menyiapkan survei geolistrik guna mencari sumber air tanah baru di wilayah tersebut.
Selain air bersih, Kementerian PU mempercepat pemeriksaan kondisi bangunan publik pascagempa.
Jumlah personel yang diterjunkan untuk memeriksa bangunan terdampak ditambah dari tiga menjadi 14 orang.
Sejumlah bangunan yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi:
Jaringan irigasi juga menjadi perhatian dalam proses pemulihan pascagempa ini.
Di Daerah Irigasi Mbay Kiri Lanjutan, saluran tersier mengalami kerusakan sepanjang 250 meter dan patah di tiga titik, yang berdampak pada sekitar 175 hektare lahan pertanian warga.
Pemulihan layanan dasar itu berjalan seiring dengan pembukaan akses jalan yang sempat terputus akibat gempa.
Saat meninjau ke Kabupaten Nagekeo, Dody meminta pemerintah daerah segera melaporkan titik-titik kerusakan tanpa menunggu pendataan rampung.
“Kami hadir pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja,” kata Dody.
Hasilnya, per 16 Agustus 2026, sembilan ruas jalan nasional terdampak gempa sudah kembali berfungsi, delapan di antaranya berada di jalur Trans Flores dari Labuan Bajo menuju Ende dan Maumere, dan satu ruas lagi yaitu Ruteng-Reo-Kedindi.
Sebanyak 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan ditangani dengan tujuh unit ekskavator dan empat unit loader dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT.
Ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue, yang memiliki 10 titik longsor, masih ditangani dengan dua ekskavator dan satu kendaraan pikap, dan per 19 Agustus 2026 tim berhasil menembus salah satu titiknya.
Pola pemulihan layanan dasar yang sama sebelumnya sudah diterapkan Kementerian PU di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pascabencana akhir 2025.
Data per 20 Agustus 2026 mencatat 178 SPAM di tiga provinsi itu sudah kembali fungsional, terdiri atas 71 di Aceh, 45 di Sumatera Utara, dan 62 di Sumatera Barat.
Sebanyak 1.794 dari 1.914 unit hunian di 18 lokasi juga sudah rampung dibangun kembali, dengan 120 unit sisanya masih dikerjakan di Sumatera Utara.
Sementara itu, 702 fasilitas umum tercatat sudah selesai ditangani, dan 107 ruas jalan nasional beserta 43 jembatan nasional yang terdampak sudah kembali fungsional seluruhnya.
Meski sebagian besar layanan dasar sudah pulih, sejumlah pekerjaan infrastruktur di Sumatera masih berlanjut.
Dari 31 daerah irigasi kewenangan pusat yang terdampak, baru 13 yang selesai, sedangkan pada irigasi kewenangan daerah baru dua dari 65 lokasi yang tuntas.
Untuk bendung, empat dari 14 bendung nasional dan tiga dari 52 bendung daerah sudah rampung dikerjakan.
Sebagai langkah mitigasi jangka panjang, Kementerian PU juga membangun delapan sabo dam tahap pertama di Gunung Marapi sejak Maret 2026, dengan rencana total 56 sabo dam di 24 sungai sepanjang 2026-2029.
Pemulihan layanan dasar seperti air bersih, kesehatan, dan irigasi menjadi bukti bahwa penanganan bencana Kementerian PU tidak berhenti setelah jalan dibuka.
Kecepatan pada hari-hari pertama dinilai penting agar distribusi bantuan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.
Pekerjaan pemulihan akan terus berlanjut hingga wilayah terdampak benar-benar siap menghadapi kemungkinan bencana berikutnya.
Jaringan SPAM Inpres 2024 IKK Nangaba di Ende yang rusak akibat gempa diperbaiki pada 16 Agustus 2026 dan air kembali mengalir ke rumah warga keesokan malamnya.
Sekitar 7.000 warga di delapan desa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sempat membutuhkan bantuan air bersih dan menerima empat tandon berkapasitas 1.200 liter.
Tim yang ditambah menjadi 14 personel memeriksa Rumah Sakit Komodo, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya di wilayah terdampak.
Per 20 Agustus 2026, 178 SPAM di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sudah fungsional, bersama 1.794 unit hunian dan 702 fasilitas umum yang tercatat rampung.