Pertamina Bangun Energi Bersih di 262 Desa, Warga Bisa Buka Usaha Baru

Penulis: Valdi Pratama  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 12:17:01 WIB
Pertamina membangun energi bersih di 262 desa untuk mendukung usaha warga.

JAWA BARAT — Program ini bukan sekadar proyek hijau. Pertamina merancangnya agar transisi energi berjalan seiring dengan penguatan ekonomi warga desa. Energi yang dihasilkan dari potensi lokal—matahari, kotoran ternak, atau aliran sungai—langsung dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan program tersebut mendukung Asta Cita pemerintah dalam membangun kemandirian energi. "Desa Energi Berdikari dirancang agar transisi energi tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Listrik dari Surya hingga Biogas untuk Usaha Warga

Hingga akhir Maret 2026, Pertamina telah membangun panel surya dengan total kapasitas 1.302.700 Wp di 262 desa. Selain itu, ada fasilitas biogas dan biometana sebesar 959.302 meter kubik per tahun serta pembangkit mikrohidro berkapasitas 52.500 watt.

Energi ini tidak hanya untuk penerangan. Pertamina mendorong warga menggunakannya untuk usaha kecil, seperti pengolahan hasil pertanian, pengeringan ikan, atau produksi pupuk organik. Dengan begitu, ketahanan pangan desa juga ikut menguat.

Dua Program Saling Melengkapi: Energi dan UMKM

Pertamina menggabungkan program DEB dengan penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena energi bersih menjadi infrastruktur dasar yang menekan biaya produksi pelaku usaha.

Di sejumlah desa, kelompok tani dan pengrajin mulai menikmati listrik murah dari panel surya. Biaya operasional yang turun membuat margin usaha mereka naik. Pertamina menargetkan program ini terus diperluas ke desa-desa lain yang memiliki potensi energi terbarukan.

Dampak Nyata ke Warga Desa

Warga desa yang sebelumnya bergantung pada genset berbahan bakar solar kini beralih ke energi surya. Biaya listrik bulanan mereka turun drastis. Sebagian bahkan mulai menjual kelebihan daya ke tetangga, menciptakan sumber pendapatan baru.

Program DEB juga mendorong kaum muda desa untuk terlibat dalam pengelolaan energi. Beberapa desa sudah membentuk koperasi energi yang mengoperasikan dan merawat fasilitas secara mandiri. Ini memperkuat rasa kepemilikan warga terhadap program tersebut.

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program ini. Dengan menggabungkan energi bersih dan pemberdayaan UMKM, perusahaan berharap desa-desa di Indonesia tidak hanya terang, tetapi juga sejahtera.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top