Wanita Bandung Korban Penyekapan dan Penganiayaan 3 Tahun Jalani Operasi Bertahap di RSHS, Tim Dokter Spesialis Dikerahkan

Penulis: Zaki Mubarak  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36:01 WIB
Tim medis multidisiplin RSHS Bandung mulai melakukan operasi bertahap untuk pemulihan korban penyekapan di Cileunyi.

BANDUNG — Proses pemulihan YTR, wanita 29 tahun asal Rancaekek yang disekap dan dianiaya kekasihnya, Taufik Hidayat, selama tiga tahun di sebuah kontrakan di Cileunyi, memasuki babak baru. Korban yang mengalami kerusakan struktur wajah, bibir sobek, dan penurunan fungsi penglihatan kini harus menjalani serangkaian operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Raden Vini Adiani Dewi, mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim medis multidisiplin sesuai arahan Gubernur. Tim tersebut terdiri dari spesialis bedah, bedah plastik rekonstruktif, hingga spesialis mata.

"Sesuai arahan Pak Gubernur, dibentuk tim medis ada spesialis bedah, bedah plastik, spesialis mata. Pokoknya satu tim yang akan menangani korban," kata Raden Vini saat ditemui di Cisarua, Selasa (23/6/2026).

Operasi Tak Bisa Sekaligus, Butuh Waktu Panjang

Raden Vini menegaskan bahwa penanganan kondisi korban tidak bisa dilakukan dalam satu kali operasi. Setiap tahapan operasi akan diikuti masa istirahat dan pemantauan ketat oleh tim medis.

"Nanti operasinya bertahap, jadi satu operasi kemudian akan istirahat dan dipantau dulu karena ada beberapa kondisi yang harus diperbaiki. Jadi perawatannya membutuhkan waktu yang cukup lama," ujar Vini.

Pendekatan ini dipilih karena luka yang diderita YTR tidak hanya bersifat permukaan. Kerusakan struktur wajah memerlukan prosedur rekonstruksi yang kompleks agar fungsi dan estetika wajah dapat kembali pulih.

Korban Mulai Bisa Berkomunikasi, Pemulihan Psikis Jadi Prioritas

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, Siska Gerfianti, menyebutkan kondisi psikis YTR mulai menunjukkan perkembangan positif. Korban sudah bisa diajak berkomunikasi meski masih terbatas.

"Sudah, tapi tidak banyak, ya. Sekarang kita harapkan banyak beristirahat dulu untuk memulihkan kondisi fisik dan psikisnya," kata Siska, Senin (22/6/2026).

Menurut Siska, kerusakan struktur wajah yang dialami YTR sangat mungkin diperbaiki dengan kemajuan teknologi kedokteran saat ini. Prosedur yang akan dijalani disebut bedah plastik rekonstruktif.

"Ya, kalau dengan kemajuan teknologi ilmu kedokteran, bisa, ya. Nanti bedah plastik rekonstruktif namanya," ujarnya.

Kronologi Singkat: Tiga Tahun dalam Penyekapan

Sebelum ditemukan, YTR disekap dan dianiaya secara membabi buta oleh Taufik Hidayat di sebuah kontrakan di Gang Mesjid, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Selama tiga tahun, korban tak bisa lepas dari kekejaman pelaku yang merupakan kekasihnya sendiri.

Peristiwa ini terungkap setelah warga sekitar mencurigai aktivitas di kontrakan tersebut dan melaporkannya kepada pihak berwenang. Pelaku kini telah diamankan dan proses hukum masih berjalan.

Pemprov Jabar memastikan akan terus mendampingi YTR hingga proses pemulihan selesai, baik secara medis maupun psikologis.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top