5 Tempat Makan Malam di Bandung yang Hits 2026, Nomor 3 Bikin Nongkrong Betah Sampai Tengah Malam

Penulis: Wendra Kusuma  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 17:51:01 WIB
Restoran lesehan di Dago menawarkan hidangan Sunda dengan suasana nyaman untuk makan malam keluarga.

BANDUNG — Mencari tempat makan malam di Kota Kembang pada 2026 bukan perkara sulit. Kota ini terus menghadirkan beragam destinasi kuliner yang tidak hanya menawarkan makanan lezat, tetapi juga suasana nyaman untuk bersantai di malam hari.

Suasana Klasik dan Lesehan di Tengah Kota

Salah satu tempat yang mulai ramai dikunjungi adalah restoran dengan konsep lesehan di kawasan Dago. Pengunjung bisa menikmati hidangan khas Sunda sambil duduk di bale-bale bambu dengan penerangan temaram. Tempat ini cocok untuk makan malam santai bersama keluarga besar.

Menu andalannya antara lain nasi timbel, ayam goreng kampung, dan aneka sambal tradisional. Harganya masih terjangkau, mulai dari Rp 30.000 per porsi.

Kafe Rooftop dengan Pemandangan Kota

Bagi yang mencari tempat nongkrong dengan pemandangan, kafe rooftop di kawasan Ciumbuleit menjadi pilihan. Tempat ini menyajikan kopi spesialti, mocktail, dan aneka camilan ringan.

Suasananya yang adem dan pemandangan lampu kota Bandung dari ketinggian membuat tempat ini ramai dikunjungi anak muda. Kafe buka dari pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.

Mengapa Nomor 3 Bikin Betah Sampai Tengah Malam?

Tempat ketiga dalam daftar ini adalah kafe yang buka hingga pukul 01.00 WIB. Berlokasi di kawasan Dipatiukur, tempat ini menyediakan area indoor dan outdoor yang asri dengan banyak pepohonan.

Pengunjung bisa memesan aneka nasi goreng, mie tek-tek, hingga sate kambing muda. Musik akustik yang dimainkan langsung membuat suasana semakin hangat untuk ngobrol panjang bersama teman atau pasangan. Tak heran banyak yang betah duduk hingga larut malam.

Kuliner Malam di Kawasan Braga yang Tak Pernah Sepi

Kawasan Braga masih menjadi primadona wisata kuliner malam di Bandung. Beberapa kafe dan restoran di sepanjang jalan ini buka hingga pukul 22.00 WIB. Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari pasta, steak, hingga makanan tradisional Indonesia.

Suasana bangunan kolonial yang ikonik menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang ingin berfoto sambil menikmati makan malam.

Pilihan Alternatif: Warung Makan 24 Jam

Bagi yang ingin makan kapan saja, warung makan 24 jam di kawasan Pasteur bisa jadi alternatif. Tempat ini menyajikan menu rumahan seperti sop buntut, iga bakar, dan aneka tumisan.

Harganya bersahabat, mulai dari Rp 25.000 per porsi. Warung ini selalu ramai, terutama pada malam akhir pekan.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: koranmandala.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top