Merekam audio berkualitas tinggi lewat iPhone bukan lagi soal kamera atau aplikasi semata. Selama bertahun-tahun, perangkat Apple ini menyimpan fitur mikrofon yang bisa disesuaikan — dari mode standar hingga yang dirancang khusus untuk wawancara, konser, atau presentasi. Sayangnya, sebagian besar pengguna Indonesia tidak pernah menyentuh pengaturan itu.
Fitur kuncinya ada di aplikasi Voice Memos. Sejak iOS 14, Apple menyematkan opsi "Enhance Recording" yang secara otomatis mengurangi kebisingan latar dan mempertajam suara utama. Tapi itu baru permukaan.
Di aplikasi kamera, saat merekam video, pengguna bisa mengubah arah penangkapan suara lewat menu Audio Zoom. Fitur ini memfokuskan mikrofon ke arah subjek yang sedang di-zoom — sangat berguna untuk wawancara atau dokumentasi di tempat ramai.
Untuk rekaman audio saja, Voice Memos punya pengaturan kualitas bitrate. Buka Settings > Voice Memos > Audio Quality. Pilih "Lossless" untuk hasil terbaik, meski ukuran file jadi lebih besar. Opsi ini sudah tersedia sejak iOS 15.
Bagi jurnalis atau kreator konten, mikrofon eksternal adalah lompatan besar. iPhone mendukung mikrofon Lightning dan USB-C — tergantung model. Merek seperti Rode, Shure, dan DJI punya produk khusus yang langsung dikenali iOS tanpa aplikasi tambahan.
Rode VideoMic Me-L misalnya, plug-and-play via Lightning. Harganya sekitar $79 (Rp 1,2 juta). Untuk pengguna yang lebih serius, Shure MV88+ menawarkan rekaman stereo dengan harga $149 (Rp 2,3 juta). Keduanya bisa langsung terintegrasi dengan Voice Memos atau aplikasi pihak ketiga seperti Ferrite Recording Studio.
Voice Memos memang praktis, tapi aplikasi seperti Ferrite atau Dolby On memberikan kontrol manual terhadap gain, limiter, dan equalizer. Dolby On bahkan gratis dan otomatis mengoptimalkan suara dengan algoritma noise reduction bawaan.
Untuk pengguna yang butuh multitrack, Ferrite menawarkan pengeditan non-destruktif dan ekspor langsung ke format WAV 48kHz. Aplikasi ini populer di kalangan podcaster Indonesia yang merekam langsung dari iPhone.
Pada akhirnya, semua kembali pada anggaran dan prioritas. Pengguna yang hanya butuh rekaman wawancara sederhana bisa puas dengan pengaturan Lossless di Voice Memos. Tapi jika kualitas setara podcast atau dokumentasi lapangan jadi target, investasi mikrofon eksternal dan aplikasi khusus layak dipertimbangkan.
Yang pasti, iPhone bukan sekadar ponsel kamera. Dengan sedikit penyesuaian, perangkat ini bisa menjadi alat rekam audio yang andal — bahkan untuk kebutuhan profesional.