CIREBON — Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) Wilayah Cirebon resmi menuntaskan Orientasi Anggota Baru (OAB) angkatan ke-32 yang diikuti 30 mahasiswa. Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani hadir menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (12/6) di Aula Kopi Lendot, Jalan Desa Sadamantra, Kecamatan Ciawigebang.
Wabup Tuti menegaskan bahwa OAB bukan sekadar seremoni penerimaan anggota baru. Menurutnya, kegiatan ini menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kebersamaan, dan memperkuat identitas sebagai mahasiswa.
“Menjadi mahasiswa tidak cukup pintar di ruang kelas. Organisasi kemahasiswaan IMK merupakan wadah yang sangat baik untuk melatih kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim, serta kepekaan sosial,” ujar Tuti dalam sambutannya, Minggu.
Dalam arahannya, Wabup Tuti mengingatkan bahwa tugas utama mahasiswa adalah menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Ia menyebut kampus sebagai tempat menempa kemampuan intelektual, memperluas wawasan, dan membangun kompetensi yang kelak menjadi bekal mengabdi kepada masyarakat.
“Ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama OAB harus menjadi bekal untuk menjadi manusia unggul, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap daerah serta bangsa,” tandasnya.
Ketua Umum IMK Wilayah Cirebon, Muhammad Wirya Nur F., menjelaskan orientasi ini dirancang sebagai bekal awal bagi anggota baru dalam berorganisasi. Selama tiga hari dua malam, peserta mengikuti materi teoritis dan praktik yang diharapkan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah agent of change. Tugas pokok mahasiswa itu belajar di kampus menimba ilmu. Setelah belajar, kawan-kawan jadi utusan-utusan untuk ikut berperan aktif memajukan Kabupaten Kuningan,” kata Wirya.
Ia menambahkan, orientasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat perjuangan para mahasiswa dalam menimba ilmu dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.