JAWA BARAT — Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 16.32 WIB atau dua menit setelah api pertama kali terlihat. Tim damkar langsung bergerak ke lokasi dan tiba dalam waktu tujuh menit dari markas.
"Setelah mendapatkan laporan, tim langsung turun untuk melakukan pemadaman," kata Rinaldi dalam keterangannya, Jumat malam.
Rinaldi menjelaskan, sumber api diduga berasal dari salah satu rumah petak di permukiman padat itu. Cuaca panas terik membuat api cepat menyebar ke bangunan di sekitarnya.
"Setelah melihat api yang mulai membesar, saksi langsung melaporkannya melalui hotline kami. Karena cuaca yang panas, api cepat menyebar ke bangunan lainnya," ujarnya.
Kendala lain yang dihadapi petugas di lapangan adalah jalur menuju lokasi yang sempit. Kerumunan warga yang menyaksikan kebakaran juga sempat mempersulit akses mobil pemadam.
"Tim agak kesulitan untuk mencapai lokasi. Tapi alhamdulillahnya, masyarakat memberikan jalan dan tim bisa mencapai lokasi dalam waktu kurang lebih 7 menit dari markas kami," kata Rinaldi.
Dari total 34 bangunan yang terbakar, satu di antaranya merupakan gudang sparepart sepeda motor. Sisanya adalah rumah kontrakan yang disewa oleh 20 kepala keluarga.
"Dari pendataan kami, ada sebanyak 38 orang warga yang harus mengungsi dan kehilangan tempat tinggal yang mereka kontrak di sana. Untuk rumah kontrakan itu, pemiliknya ada dua," lanjut Rinaldi.
Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp1,2 miliar. Sementara itu, aset warga yang berhasil diselamatkan selama proses pemadaman diperkirakan senilai Rp2,5 miliar.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan hingga pukul 17.49 WIB. Rinaldi mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor jika kembali melihat kobaran api di lokasi kejadian.
"Saat ini api sudah padam dan pendinginan juga sudah dilakukan. Jika masyarakat melihat kembali adanya kobaran api, nanti kami akan kembali untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lagi," pungkasnya.