BANDUNG — Proses pengelolaan baru Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo memasuki babak baru setelah PT Faunaland ditetapkan sebagai pemenang lelang. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membenarkan keputusan tersebut dan menyebut panitia lelang telah memilih Faunaland dengan skor tertinggi.
"Bandung Zoo sudah ada pemenangnya, Faunaland. Saat ini sedang pembicaraan selama dua hari untuk poin-poin PKS (Perjanjian Kerja Sama)," ujar Farhan di Bandung, Kamis (11/6/2026).
Setelah tim panitia lelang yang terdiri dari Badan Keuangan dan Aset Daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan tenaga ahli Kementerian Kehutanan menetapkan Faunaland, langkah berikutnya adalah menyusun nota kesepahaman. Perjanjian itu akan melibatkan Pemkot Bandung, Kementerian Kehutanan, dan PT Faunaland sebagai pengelola baru.
Farhan menjelaskan, poin utama dalam perjanjian tersebut adalah pembagian kewenangan dan tanggung jawab operasional. Termasuk soal biaya operasional yang masih akan ditanggung Pemkot Bandung hingga batas waktu tertentu sebelum sepenuhnya diambil alih Faunaland.
Meski telah memenangkan lelang, Faunaland belum bisa langsung mengoperasikan Bandung Zoo. Perusahaan wajib mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari Pemkot Bandung dan izin lembaga konservasi berbadan hukum dari Kementerian Kehutanan.
"Prosesnya cukup panjang. Selama itu, kami akan mencari kemungkinan apakah kebun binatang tetap ditutup atau boleh dibuka lebih dulu," ujar Farhan.
Pemkot Bandung berencana berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan untuk membahas opsi pembukaan bertahap sembari menunggu izin lengkap.
Di sisi lain, Pemkot Bandung akan segera menginventarisir seluruh satwa di Bandung Zoo. Sebab, sebagian hewan masih berstatus titipan dari lembaga konservasi lain. Proses audit akan dibantu Kementerian Kehutanan untuk memastikan status kepemilikan satwa.
Farhan menambahkan, keputusan memilih Faunaland sebagai pemenang lelang merupakan hasil proses terbuka. Semua peserta lelang hadir dan telah menandatangani berita acara. "Kalau lihat dari dokumen yang terbuka, memang skornya yang paling tinggi," katanya.