Hari Terakhir PCMB Jabar Diwarnai Ortu Siswa Serbu Kantor Disdik, Akun Tak Bisa Login hingga Waktu Habis

Penulis: Uki Damayanti  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 00:30:31 WIB
Orang tua siswa memadati Kantor Disdik Jabar pada hari terakhir pendaftaran PCMB.

BANDUNG — Kerumunan orang tua siswa memadati Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat sejak Senin siang. Mereka datang mencari kejelasan terkait proses pendaftaran PCMB yang molor dan tak kunjung rampung di hari terakhir.

Akun Tak Bisa Diakses, Waktu Terbuang Percuma

Salah satu orang tua yang terdampak adalah Suheli Syarif, warga Coblong, Kota Bandung. Putranya gagal lolos seleksi Sekolah Maung di SMAN 5 Bandung saat pengumuman hasil pada Senin pagi.

Masalah muncul ketika ia hendak melanjutkan pendaftaran ke jalur reguler PCMB. Hingga siang hari, akun yang dibutuhkan untuk login ke sistem belum bisa digunakan.

"Sebelumnya anak saya daftar Sekolah Maung di SMAN 5. Setelah tidak lolos, kami harus masuk ke PCMB. Tapi sampai sekarang kami tidak bisa login," kata Suheli di Kantor Disdik Jabar.

Informasi Krusial Baru Diketahui di Hari Terakhir

Setelah mencari informasi lebih lanjut, Suheli baru mengetahui bahwa calon murid dari luar Jawa Barat wajib membuat akun terlebih dahulu. Putranya lahir di Bandung, namun menempuh pendidikan di SMP yang berlokasi di Jawa Tengah.

"Barusan saya mendapat penjelasan bahwa harus membuat akun terlebih dahulu. Untuk masuk ke PCMB itu harus punya akun, sementara akun itu biasanya diberikan oleh SMP masing-masing," ujarnya.

Bagi siswa yang bersekolah di SMP wilayah Jawa Barat, akun sudah disiapkan oleh sekolah asal. Namun untuk siswa dari luar provinsi, prosedurnya berbeda dan harus mendatangi sekolah tujuan.

Akibatnya, Suheli harus mendatangi SMAN 1 Bandung untuk mendapatkan akun tersebut. Sayangnya, sekolah sudah tutup saat ia tiba.

"Saya sudah menunggu dari jam 10 pagi sampai sekarang sore. Waktunya jadi terbuang karena informasi yang saya butuhkan baru diketahui hari ini. Belum dapat karena harus ke SMAN 1. Sekarang sekolahnya sudah tutup, jadi besok saya harus ke sana dulu untuk mengurus akun," ujarnya.

Proses Pendaftaran Mandek, Berkas Belum Bisa Diunggah

Kondisi ini membuat proses pendaftaran anaknya praktis belum berjalan. Berkas syarat pendaftaran juga belum bisa diunggah karena akses ke sistem yang masih tertutup.

"Belum bisa upload apa-apa. Saya pikir nanti harus mulai lagi dari nol. Setelah tidak lolos Sekolah Maung, ternyata harus bikin akun lagi untuk masuk ke proses SPMB reguler. Jadi prosesnya panjang sekali," kata Suheli.

Evaluasi Sistem SPMB 2026 Disorot

Suheli berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini. Menurutnya, sistem masih menyisakan banyak persoalan mendasar.

"Saya melihat sistemnya masih kacau. Sistem IT-nya bermasalah, sosialisasi kepada operator dan masyarakat juga belum maksimal. Kemudian batas waktunya mepet, sementara penyampaian informasi di lapangan juga tidak memiliki SOP yang jelas," ujarnya.

Hingga sore hari, puluhan orang tua masih bertahan di Kantor Disdik Jabar. Mereka menuntut penjelasan langsung dari petugas terkait nasib pendaftaran anak-anak mereka yang terancam gagal di hari terakhir PCMB.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top