KUNINGAN — Janji perbaikan jalan rusak di kawasan perbatasan antara Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon akhirnya keluar setelah sekian lama dikeluhkan warga. Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kuningan, Teddy Bisma, menyatakan ruas jalan penghubung Caracas-Cipeujeuh itu sudah masuk dalam jadwal pengerjaan bulan depan.
“Insyaallah Juli sudah kita mulai perbaikannya,” ujarnya saat diwawancarai Kuninganmass.com, Sabtu (6/6/2026).
Hingga saat ini, jalur perbatasan tersebut masih dibiarkan tanpa penanganan. Banyak titik jalan berlubang dalam serta tumpukan pasir yang berserakan di badan jalan, membuat pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama di malam hari.
Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan utama masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk beraktivitas ekonomi maupun sosial antar dua kabupaten.
Teddy mengakui bahwa pihaknya telah melakukan survei di jalur Caracas hingga Ciawigajah. Namun, ia menegaskan proses perbaikan harus dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah.
“Caracas–Ciawigajah sudah kita survei dan masih bertahap,” paparnya.
Untuk tahap awal, alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disiapkan baru menyentuh angka Rp200 juta. “Alokasi APBD baru Rp200 juta,” pungkasnya.
Dengan anggaran yang masih terbatas, DPUTR Kuningan belum bisa memastikan berapa panjang ruas jalan yang akan diperbaiki pada Juli nanti. Pengerjaan bertahap menjadi pilihan satu-satunya agar penanganan tetap berjalan meski dana belum mencukupi untuk seluruh titik rusak.
Warga berharap perbaikan tidak hanya bersifat tambal sulam, melainkan bisa menyelesaikan masalah utama agar jalur perbatasan yang selama ini rawan kecelakaan itu benar-benar layak dilalui.