BOGOR — Tiga program ekonomi yang diluncurkan Baznas Kota Bogor dalam momen HJB ke-544 ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan, bukan sekadar memberi bantuan konsumtif. Program tersebut mencakup bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan pemasaran produk bagi warga kurang mampu.
Program pertama berupa pemberian modal usaha tanpa bunga kepada ratusan kepala keluarga penerima manfaat. Baznas menargetkan penerima bisa mengembangkan usaha mikro seperti warung kelontong, kuliner rumahan, atau jasa kecil lainnya.
Selain modal, Baznas juga menyediakan pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital. Pendampingan akan dilakukan secara berkala oleh relawan dan mitra Baznas selama enam bulan ke depan.
Program kedua berfokus pada pelatihan keterampilan teknis, seperti menjahit, tata boga, dan perbengkelan. Peserta yang lulus akan difasilitasi untuk mendapatkan akses pasar atau magang di usaha kecil menengah (UKM) binaan Baznas.
“Kami tidak ingin bantuan hanya berhenti di pemberian uang. Tapi harus ada perubahan keterampilan agar mereka bisa mandiri,” jelas Ketua Baznas Kota Bogor dalam sambutannya di acara peluncuran, Selasa (3/6/2025).
Program ketiga adalah fasilitasi pemasaran produk hasil usaha warga duafa. Baznas menggandeng marketplace lokal dan komunitas UMKM untuk memajang produk binaan secara digital.
Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan pasar, tidak hanya terbatas di lingkungan kelurahan atau kecamatan. Baznas juga akan membuka etalase khusus di kantor Baznas Kota Bogor dan sejumlah mal di pusat kota.
Peluncuran tiga program ini dipilih bersamaan dengan HJB ke-544 sebagai simbol komitmen Baznas dalam mendukung visi Pemkot Bogor menekan angka kemiskinan. Data Baznas mencatat, penerima manfaat berasal dari 15 kelurahan dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Kota Bogor.
Pihak Baznas menargetkan minimal 60 persen dari penerima program bisa naik kelas secara ekonomi dalam satu tahun pertama. Evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan untuk mengukur perkembangan usaha masing-masing penerima.