Dishub Sumedang Tutup Akses Bundaran Pangdam Jatinangor, 600 Pelanggaran per Hari Terjadi di Titik Rawan Kecelakaan

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:51:31 WIB
Dishub Sumedang menutup akses Bundaran Pangdam Jatinangor untuk mencegah pelanggaran lalu lintas.

SUMEDANG — Akses Bundaran Pangdam di Jatinangor kini ditutup total. Kepala Dishub Kabupaten Sumedang, Herman Suwandi, menyebut kebijakan ini diambil demi keselamatan pengguna jalan di titik penghubung antara Jalan Nasional Bandung-Cirebon dan Jalan Raya Jatinangor.

"Karena di sana banyak pengendara yang melawan arus dan menyeberang sembarangan, padahal itu merupakan jalur cepat," kata Herman saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

600 Pelanggaran per Hari di Jalur Nasional

Hasil pemantauan Dishub Sumedang mencatat angka pelanggaran yang sangat tinggi di kawasan tersebut. Sekitar 600 pelanggaran lalu lintas terjadi setiap hari, dengan mayoritas dilakukan oleh pengendara sepeda motor.

Pelanggaran yang dominan adalah melawan arus dan menyeberangi jalur nasional secara langsung. Menurut Herman, kondisi ini berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Penutupan Dilakukan dengan Barrier Beton

Penutupan akses Bundaran Pangdam mulai diberlakukan pada Rabu (3/6/2026) dini hari. Dishub memasang Moveable Concrete Barrier (MCB) atau pembatas jalan berbahan beton di titik tersebut.

Herman menjelaskan, pemilihan barrier beton bertujuan agar pembatas tidak mudah dipindahkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebelumnya, penggunaan water barrier dinilai kurang efektif karena mudah digeser dan berpotensi membuka kembali akses yang menjadi titik pelanggaran.

"Kalau menggunakan water barrier, bisa dengan mudah digeser. Nanti pelanggaran bisa muncul lagi," tambahnya.

Arus Lalu Lintas Dialihkan ke Dekat Gerbang Unpad

Pemasangan barrier dilakukan bersama unsur Forkopimcam dan kepolisian. Dishub juga dibantu kendaraan pengangkut dari Unpad untuk proses pemasangan.

Dengan penutupan ini, arus kendaraan dari arah Cileunyi menuju Sumedang kini menjadi satu arah tanpa akses belok di Bundaran Pangdam. Putaran kendaraan hanya bisa dilakukan di dekat gerbang Unpad, tempat pengendara bisa berbelok ke arah Bandung atau melanjutkan perjalanan ke Sumedang.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pengendara sempat kebingungan setelah mendapati akses bundaran telah ditutup. Beberapa pengendara yang belum mengetahui kebijakan tersebut terlihat terpaksa memutar balik kendaraannya untuk mencari jalur alternatif.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: jabarekspres.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top