JAWA BARAT — Kenaikan harga motor trail Honda terjadi lagi. PT Astra Honda Motor (AHM) menyesuaikan banderol CRF250 Rally dan CRF250L per bulan ini. Kenaikan terbesar dialami CRF250 Rally yang kini hampir tembus Rp 100 juta.
CRF250 Rally sekarang dibanderol Rp 99,3 juta untuk on the road Jakarta. Angka ini naik Rp 2,073 juta dari harga April lalu yang masih Rp 97,247 juta. Jika ditarik lebih jauh, banderol motor ini sudah melonjak sekitar Rp 36 juta sejak pertama kali meluncur pada 2017 dengan harga Rp 62,9 juta.
CRF250L, saudara satu platform yang lebih berorientasi trail, juga mengalami penyesuaian. Motor yang didatangkan utuh dari Thailand itu kini dibanderol Rp 91,65 juta. Sebagai perbandingan, saat pertama kali meluncur pada 2023, harganya masih Rp 79,9 juta OTR Jakarta.
Status sebagai completely built-up (CBU) membuat CRF250 Series terkena beban Bea Masuk Impor dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Belum lagi pengaruh nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang ikut mendongkrak harga jual di pasar Indonesia.
Dari sisi mesin, tidak ada perubahan. CRF250 Rally dan CRF250L masih menggendong mesin 250cc DOHC silinder tunggal berpendingin cairan. Tenaga maksimumnya 18,3 kW pada 9.000 rpm dengan torsi puncak 23 Nm di 6.500 rpm.
Keduanya tetap dibekali assist/slipper clutch pada sistem transmisi. Fitur ini membuat tuas kopling lebih ringan saat macet dan meredam hentakan engine brake ketika menurunkan gigi secara mendadak. Efeknya, risiko roda belakang selip bisa diminimalkan.
Sektor suspensi juga tidak berubah. CRF250 Rally dan CRF250L sama-sama mengandalkan inverted front fork Showa berdiameter 43mm di depan. Suspensi belakangnya masih menggunakan tipe Showa Pro-Link yang sudah terbuksi di medan off-road maupun on-road.
Kenaikan harga ini menjadi catatan tersendiri bagi konsumen yang sudah lama menunggu. Dengan selisih harga yang kian lebar dari banderol awal, CRF250 Series kini masuk kategori motor trail premium di kelas 250cc.