Server PPDB Hari Pertama Error, Ratusan Orang Tua Calon Siswa Serbu SMAN 4 Kota Bogor

Penulis: Wendra Kusuma  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:04:23 WIB
Orang tua calon siswa berkumpul di depan SMAN 4 Kota Bogor untuk memastikan data pendaftaran PPDB.

BOGOR — Kerumunan orang tua terlihat sejak pukul 07.00 WIB di depan gerbang SMAN 4 Kota Bogor. Mereka datang untuk memastikan data pendaftaran anaknya tersimpan di sistem PCMB yang sempat tidak bisa diakses.

PCMB merupakan aplikasi digital yang digunakan sebagai syarat wajib dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di Jawa Barat. Pada hari pertama pembukaan, server aplikasi tersebut dilaporkan lambat dan beberapa kali error.

Orang Tua Khawatir Kehilangan Kuota Sekolah

Sejumlah orang tua mengaku panik karena tidak bisa mengakses portal pendaftaran sejak malam sebelumnya. "Dari jam 12 malam saya coba, tapi loading terus. Pagi-pagi saya langsung ke sekolah biar jelas," ujar Dian, salah satu orang tua calon siswa yang ditemui di lokasi.

Kekhawatiran utama mereka adalah terbatasnya kuota penerimaan di SMAN 4 Kota Bogor yang termasuk sekolah favorit. Banyak orang tua memilih mendatangi sekolah secara langsung untuk berkonsultasi dengan panitia SPMB setempat.

Ketua SPMB: Jangan Panik, Sistem Sedang Diperbaiki

Ketua SPMB Jawa Barat menanggapi situasi ini dengan meminta seluruh orang tua calon siswa untuk tidak panik. Ia menegaskan bahwa masa pendaftaran masih panjang dan perbaikan sistem sedang dilakukan oleh tim teknis.

"Kami pastikan server sedang dalam penanganan. Tidak perlu tergesa-gesa, karena jadwal pendaftaran masih terbuka. Yang penting data sudah diinput dengan benar," katanya dalam keterangan resmi.

Pihak sekolah juga membuka posko pengaduan khusus bagi orang tua yang mengalami kendala teknis. Posko ini melayani verifikasi data dan membantu proses input manual jika sistem masih belum stabil.

Gangguan Server PPDB Bukan Kali Pertama

Insiden server down saat pembukaan PPDB bukan pertama kali terjadi di Jawa Barat. Pada tahun ajaran sebelumnya, sistem serupa juga mengalami gangguan akibat lonjakan akses di jam-jam awal pendaftaran.

SPMB Jawa Barat sendiri telah menyiapkan server cadangan untuk mengantisipasi beban akses yang tinggi. Namun, pada hari pertama ini, kapasitas server utama disebut tidak mampu menampung lonjakan trafik yang mencapai ribuan akses per detik dari seluruh wilayah.

Hingga siang hari, sebagian orang tua masih bertahan di halaman SMAN 4 Kota Bogor. Mereka menunggu konfirmasi bahwa data anak mereka sudah tercatat di sistem. Pihak sekolah berjanji akan mengumumkan perkembangan perbaikan server melalui pengeras suara setiap satu jam sekali.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top